Kendari – Pelantikan pengurus baru Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Kendari menjadi momentum bagi organisasi tersebut untuk mendorong kerja nyata pemuda dalam berbagai program pembangunan di Kota Kendari.
Pengurus DPD KNPI Kota Kendari periode 2025 – 2026 dilantik di salah satu hotel di Kota Kendari, Sabtu (12/9/2026). Kepengurusan baru tersebut diarahkan untuk memperkuat peran pemuda sebagai mitra strategis pemerintah di bawah nakhoda baru yakni Muh. Maulana Alisyahputra.
Ketua DPD KNPI Kota Kendari, Muh. Maulana Alisyahputra, mengatakan pemuda memiliki peran penting dalam menghadapi bonus demografi Indonesia. Karena itu, pemuda perlu memiliki kapasitas dan kemampuan untuk menjawab berbagai persoalan di tengah masyarakat.
“Pemuda perlu memiliki identitas dan pembaruan yang mumpuni,” kata Maulana dalam sambutannya.
Menurut Maulana, kepengurusan baru KNPI Kota Kendari harus membuka ruang kolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, DPRD Kota Kendari, serta berbagai unsur masyarakat.
Ia meminta seluruh pengurus menjadikan KNPI sebagai wadah untuk melahirkan program yang produktif dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Saya sangat berharap kepada semua sahabat dan saudara para pengurus DPD KNPI Kota Kendari agar kita semua bisa menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Kendari dalam menghadirkan program-program unggulan yang nyata, produktif, dan tentu berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Maulana juga ingin KNPI menjadi rumah besar bagi pemuda Kota Kendari. Organisasi tersebut diharapkan menjadi ruang bagi berbagai generasi untuk bertemu, bertukar gagasan, serta mendorong pemuda mengambil peran kepemimpinan.
Sementara itu, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran meminta organisasi kepemudaan memperkuat sinergi dengan pemerintah. Ia menilai keterlibatan pemuda dibutuhkan dalam menjalankan berbagai program pembangunan di daerah.
Siska mengatakan pemerintah dan pemuda perlu menyatukan program agar kegiatan yang dijalankan dapat memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat.
“Kita saling bersinergi, satukan rasa, kolaborasikan seluruh program pemerintah dan juga program dari DPRD. Bagaimana kita bisa kerja sama sama-sama,” bebernya.
Siska turut menyinggung program Youth Citizens Changer (YCC) yang berada dalam wadah Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI). Program tersebut menjadi salah satu ruang bagi pemuda untuk terlibat dalam program pemerintah kota.
Menurut Siska, pemerintah tidak dapat bergerak sendiri dalam menjalankan program yang berkaitan dengan kepemudaan. Keterlibatan pemuda dibutuhkan agar berbagai program dapat menjangkau kelompok muda secara lebih luas.
Ia mengatakan pemuda Kota Kendari sebelumnya juga telah terlibat dalam sejumlah kegiatan APEKSI melalui YCC. Keterlibatan tersebut menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah dan pemuda dalam berbagai kegiatan.
“Program ini kita tidak bisa bergerak kalau tidak melibatkan pemuda. Maka dari itu, APEKSI membentuk organisasi ini untuk bagaimana seluruh pelaksanaan program-program pemerintah kota dapat diberdayakan seluruh pemuda yang ada di kota,” tutupnya.
Post Views: 31

5 hours ago
3















































