Mahasiswa UHO Kendari Raih Medali Perak Kejuaraan Pencak Silat di Vietnam

5 hours ago 3

Kendari – Mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari asal Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara (Sultra), Yasir Nur Ikhwanuddin, mengharumkan nama Indonesia setelah meraih medali perak pada ajang 10th Senior Asian Pencak Silat Championship 2026, kejuaraan pencak silat tingkat internasional.

Kejuaraan tersebut berlangsung pada 15 – 23 Juli 2026 di Gimnasium Dong Nai, Vietnam. Adapun pertandingan dilaksanakan pada 17 – 22 Juli 2026.

Pada kejuaraan tersebut, Yasir yang turun di kelas tanding under 45 kilogram putra berhasil melaju hingga babak final setelah melewati sejumlah pertandingan melawan pesilat dari berbagai negara di Asia. Namun, pada partai puncak ia harus mengakui keunggulan atlet tuan rumah Vietnam sehingga meraih posisi kedua sekaligus mempersembahkan medali perak bagi kontingen Indonesia.

Yasir Nur Ikhwanuddin (kiri) berdiri di podium peraih medali perak nomor tanding under 45 kilogram putra pada 10th Senior Asian Pencak Silat Championship 2026 di Vietnam.Yasir Nur Ikhwanuddin (kiri) berdiri di podium peraih medali perak nomor tanding under 45 kilogram putra pada 10th Senior Asian Pencak Silat Championship 2026 di Vietnam. Foto: Istimewa. (26/7/2026).

Yasir mengaku bersyukur atas capaian tersebut, meski masih menyimpan rasa kecewa karena gagal membawa pulang medali emas.

“Ada sedihnya dan ada senangnya. Sedihnya saya kalah karena didiskualifikasi, bukan karena kalah poin. Senangnya karena masih bisa mendapatkan medali perak. Saya mendapat pelanggaran berupa peringatan ketiga,” ujar Yasir kepada Kendariinfo, Minggu (26/7/2026).

Perjalanan Yasir menuju partai puncak tidak berlangsung mudah. Ia harus menghadapi persaingan ketat sejak babak penyisihan hingga semifinal sebelum akhirnya tampil di laga final.

Capaian mahasiswa Jurusan Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (Penjaskesrek) UHO Kendari angkatan 2022 yang lahir pada 4 Maret 2002 itu menunjukkan bahwa atlet asal daerah mampu bersaing di ajang internasional melalui pembinaan dan kerja keras yang konsisten.

Rekan sesama atlet, Amirul Emir, berharap keberhasilan Yasir dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda di Sultra untuk terus mengembangkan kemampuan dan berani bersaing di level internasional.

“Ini menjadi motivasi besar buat seluruh atlet Sultra, bahwa siapa pun memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi apa pun dan berprestasi di tingkat dunia,” ujar Amirul, Jumat (24/7).

Keberhasilan Yasir turut menambah raihan prestasi Indonesia pada kejuaraan pencak silat tingkat Asia.

Yasir sebelumnya juga meraih medali emas cabang olahraga pencak silat pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XIX Tahun 2025 di Surakarta.

Mahasiswa UHO Kendari Bakal Wakili Indonesia di Kancah Internasional Usai Raih Emas Pomnas

Nah sekarang Makin Tahu Indonesia kan!!

Post Views: 24

Read Entire Article
Rapat | | | |