Baubau – Seekor ular jenis king cobra sepanjang kurang lebih 3 meter ditemukan di Kelurahan Katobengke, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (19/7/2026).
Ular tersebut mulanya terpantau oleh seorang warga selepas melaksanakan salat asar. Khawatir akan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan, warga kemudian melaporkan peristiwa itu ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Baubau.
Setibanya di lokasi penemuan, petugas kemudian mengevakuasi ular yang saat itu bersembunyi di balik kayu. Warga yang mengetahui informasi tersebut pun turut menyaksikan proses evakuasi yang dilakukan.
Damkarmat Baubau bersama warga setempat usai mengevakuasi ular jenis king cobra di Kelurahan Katobengke, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau. Foto: Dok. Damkarmat Baubau. (19/7/2026).Tim Humas Damkarmat Baubau, Dusman, mengatakan reptil berbisa itu sempat melakukan perlawanan. Meski begitu, dengan koordinasi yang baik antarpetugas, ular tersebut tetap berhasil diamankan demi mencegah potensi bahaya ke depan.
“Pasti (ada perlawanan). Itu jenis king cobra agresif. Belum pernah sepertinya ada sebelum ini,” ujar Dusman kepada Kendariinfo.
Dusman menambahkan, ular yang sebelumnya diamankan sementara di Markas Komando (Mako) Damkarmat Baubau telah diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sultra unit kerja Seksi Konservasi Wilayah (SKW) di Kota Baubau pada Senin (20/7).
“Sudah, ularnya sudah diserahkan di BKSDA,” pungkasnya.
Post Views: 0

1 day ago
19
















































