Kendari – Sebanyak 650 mahasiswa kesehatan dari 10 Poltekkes Kementerian Kesehatan di kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua dijadwalkan memadati Kota Kendari dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni Mahasiswa Kesehatan (PORNIMAKES) VI Regional SUMAPUA 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada 27 Juli hingga 1 Agustus 2026 dan dipusatkan di Kampus Poltekkes Kemenkes Kendari.
Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan Poltekkes Kemenkes Kendari sekaligus Ketua Panitia, Nurfantri, mengatakan penyelenggaraan PORNIMAKES tidak hanya menjadi arena kompetisi olahraga dan seni, tetapi juga wadah membangun karakter mahasiswa kesehatan dari berbagai daerah.
“Ajang ini bertujuan menumbuhkan sportivitas, disiplin, kerja keras, dan mentalitas tangguh bagi calon tenaga kesehatan. Selain itu, kegiatan ini mempererat silaturahmi, komunikasi, dan kolaborasi antarmahasiswa Poltekkes Kemenkes di wilayah SUMAPUA,” kata Nurfantri, Jumat (24/7/2026).
Ia menjelaskan, Kendari dipercaya menjadi tuan rumah berdasarkan hasil kesepakatan seluruh Poltekkes Kemenkes Regional SUMAPUA pada penutupan penyelenggaraan sebelumnya. Selain merupakan giliran regional, kesiapan sarana kampus serta dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menjadi pertimbangan utama.
“Ini menjadi kesempatan bagi Poltekkes Kemenkes Kendari menunjukkan kapasitas sebagai penyelenggara kegiatan berskala nasional sekaligus memperkenalkan Kota Kendari kepada mahasiswa kesehatan dari kawasan timur Indonesia,” ujarnya.
Sebanyak 10 institusi dipastikan mengikuti kegiatan tersebut, yakni Poltekkes Kemenkes Kendari, Makassar, Manado, Gorontalo, Palu, Mamuju, Maluku, Ternate, Jayapura, dan Sorong. Total peserta diperkirakan mencapai 650 orang yang terdiri atas atlet, peserta seni, serta official.
Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, PORNIMAKES VI juga menghadirkan kompetisi khusus bagi dosen. Beberapa cabang yang diperlombakan meliputi bulu tangkis, tenis meja, catur, dan lomba vokalia.
Seluruh pertandingan dipusatkan di lingkungan Kampus Poltekkes Kemenkes Kendari. Fasilitas yang digunakan meliputi lapangan futsal, bola voli, sepak takraw, bulu tangkis, tenis meja, catur, serta Aula Pusat Kegiatan Mahasiswa untuk perlombaan seni.
Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi futsal, bola voli, sepak takraw, bulu tangkis, tenis meja, dan catur. Sementara cabang seni terdiri atas tari kreasi, vokalia, dan baca puisi.
Nurfantri mengungkapkan panitia telah mempersiapkan seluruh kebutuhan penyelenggaraan, mulai dari sarana pertandingan, akomodasi dan konsumsi kontingen, penyusunan petunjuk teknis, hingga penyiapan liaison officer bagi setiap peserta.
“Kami juga berkoordinasi dengan Polsek Poasia, Balai Kekarantinaan Kesehatan, Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara, Pemerintah Kota Kendari, dan berbagai pihak lainnya agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” katanya.
Menurutnya, sistem pertandingan mengikuti petunjuk teknis yang telah disepakati seluruh peserta. Cabang olahraga menggunakan sistem gugur atau setengah kompetisi sesuai jumlah peserta, sedangkan cabang seni dinilai berdasarkan teknik, ekspresi, dan kreativitas.
Seluruh perolehan medali nantinya akan diakumulasi untuk menentukan juara umum yang berhak membawa pulang piala bergilir PORNIMAKES Regional SUMAPUA.
Selain menjadi ajang kompetisi, penyelenggaraan PORNIMAKES VI diperkirakan memberi dampak ekonomi bagi Kota Kendari. Kehadiran ratusan peserta dari luar daerah diprediksi meningkatkan aktivitas sektor perhotelan, transportasi, hingga usaha kuliner.
“Melalui kegiatan ini kami juga ingin memperkenalkan destinasi wisata dan budaya Sulawesi Tenggara kepada para peserta. Di sisi lain, mahasiswa memperoleh pengalaman berorganisasi, kepemimpinan, dan kerja sama lintas institusi,” ucap Nurfantri.
Ia menambahkan, masyarakat dapat menyaksikan sebagian besar rangkaian pertandingan secara gratis. Informasi jadwal akan diumumkan melalui akun media sosial resmi Poltekkes Kemenkes Kendari dan panitia PORNIMAKES VI. Panitia juga menyiapkan siaran langsung untuk sejumlah pertandingan final dan malam seni agar dapat diikuti masyarakat yang tidak hadir di lokasi.
Post Views: 5

1 day ago
27














































