Detik-Detik Ojol di Kendari yang Begal Payudara Diamankan, Korban: Ko Ingat Karmamu

23 hours ago 16

Kendari – Detik-detik seorang ojek online (ojol) atau driver Maxim berinisial RI (38) yang diduga melakukan aksi begal payudara terhadap seorang mahasiswi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), saat diamankan, Selasa (1/9/2026).

Dalam video yang diterima Kendariinfo, RI tampak diamankan sejumlah pengemudi ojol yang mengenakan atribut Maxim di salah satu area perumahan di Kendari. Korban berinisial A (24) juga terlihat berada di lokasi.

A yang mengenakan jaket biru tampak menangis dan meluapkan emosinya kepada RI saat terduga pelaku diamankan.

“Ada anakmu perempuan, ko kasih begitu saya. Ko ingat karmamu,” kata A kepada pelaku sambil menangis.

Menurut, seorang ojol Maxim yang turut mengamankan RI mengatakan penangkapan tersebut dilakukan atas inisiatif pihak kantor Maxim setelah berkoordinasi dengan komunitas pengemudi. Keluarga korban juga turut dikawal selama proses pengamanan.

“Saya ikut tangkap ini orang, yang inisiatif tangkap ini driver pihak kantor dengan koordinasi ke komunitas driver, pihak keluarga juga kami yang kawal,” kata ojol yang enggan disebutkan namanya kepada Kendariinfo, Jumat (4/9).

Dia mengatakan, kasus serupa sebelumnya telah dilaporkan kepada pihak Maxim sejak Oktober 2025. Namun, saat itu tidak terdapat rekaman CCTV yang dapat dijadikan petunjuk untuk melacak pelaku.

Pada kejadian terakhir, aksi RI terekam kamera CCTV. Rekaman tersebut kemudian membantu pihak Maxim melacak keberadaan RI hingga akhirnya diamankan.

“Kebetulan bapaknya korban juga driver Maxim, setelah koordinasi sama pihak kantor, orang kantor dia bantu lacak dan tangkap, kepala cabangnya saja ikut menangkap juga ini driver kurang ajar,” lanjutnya.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polresta Kendari Kompol Welliwanto Malau mengatakan RI telah diamankan dan dibawa ke Polresta Kendari untuk menjalani pemeriksaan.

RI diduga melakukan aksi serupa terhadap sejumlah perempuan. Polisi menyebut terdapat empat pengaduan sebelumnya dengan modus yang sama, sehingga total terdapat lima perempuan yang menjadi korban, termasuk A.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, kami menemukan dua alat bukti yang cukup. Kemudian kami menghubungkan tersangka dengan empat pengaduan sebelumnya yang memiliki ciri-ciri dan modus yang sama,” ujar Welliwanto, Rabu (2/9).

Dari hasil interogasi, RI juga mengakui telah melakukan perbuatan serupa sebagaimana yang dilaporkan dalam empat pengaduan tersebut. Kasus yang dialami A sendiri terjadi sekitar pukul 18.10 Wita di sebuah perumahan di Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, Kendari. Namun, polisi tidak menjelaskan kapan tepatnya kejadian tersebut berlangsung.

Mahasiswi di Kendari Jadi Korban Begal Payudara Usai Jogging, Pelaku Ditangkap Polisi

Post Views: 6

Read Entire Article
Rapat | | | |