52 Mahasiswa UHO Kendari Internship ke Jepang, Dalami Dunia Industri

12 hours ago 9

Kendari – Sebanyak 52 mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari mengikuti International Internship Program di Jepang. Program kerja sama Fakultas Teknik UHO dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Kizuna itu menjadi pengiriman peserta terbanyak selama program tersebut berjalan.

UHO Kendari melepas puluhan mahasiswa itu di Gedung Rektorat UHO Kendari pada Kamis, 27 Agustus 2026 lalu. Para peserta dijadwalkan berangkat secara bertahap mulai awal September 2026 untuk menjalani program di sejumlah perusahaan dan wilayah di Jepang.

Salah satu lokasi yang menjadi tempat mahasiswa menjalani internship ialah perusahaan otomotif Daihatsu di Osaka dan cabangnya di Kyushu. Mahasiswa akan memperoleh pengalaman langsung mengenai lingkungan kerja dan industri di Jepang sesuai bidang masing-masing.

Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Sistem Informasi, dan Hubungan Masyarakat UHO Kendari, Takdir Saili, mengatakan pengalaman tersebut diharapkan tidak berhenti pada pengalaman bekerja di luar negeri. Mahasiswa juga diharapkan membawa pulang pengetahuan dan keterampilan baru.

“Harapannya jangan hanya pulang tanpa tambahan pengetahuan dan keterampilan. Kami berharap mereka pulang dengan tambahan keterampilan dan pengetahuan serta wawasan yang lebih terbuka,” kata Takdir, Kamis (27/8/2026).

Menurut Takdir, mahasiswa juga akan berhadapan langsung dengan budaya kerja masyarakat Jepang. Kondisi itu diharapkan membentuk kedisiplinan, terutama dalam menghargai waktu dan menjalankan tanggung jawab di tempat kerja.

Dekan Fakultas Teknik UHO Kendari, Sudarsono, mengatakan sebagian besar peserta berasal dari Jurusan Teknik Mesin. Peserta lainnya berasal dari Jurusan Teknik Sipil dan Teknik Elektro.

Dominasi mahasiswa Teknik Mesin, kata Sudarsono, berkaitan dengan kebutuhan industri Jepang yang banyak bergerak pada bidang manufaktur dan fabrikasi komponen.

“Industri Jepang memang fokus pada industri manufaktur dan fabrikasi komponen. Hal ini sejalan dengan keahlian dan kurikulum yang ada di Teknik Mesin,” ujar Sudarsono.

Ia menjelaskan International Internship Program menjadi salah satu program unggulan Fakultas Teknik UHO dalam memperluas kesempatan mahasiswa mendapatkan pengalaman di luar negeri.

Mahasiswa yang mengikuti program tersebut juga dapat mengonversi kegiatan internship menjadi satuan kredit semester (SKS) hingga maksimal 40 SKS. Konversi dilakukan berdasarkan relevansi mata kuliah dan proses pembimbingan selama mahasiswa menjalani program.

Sudarsono mengatakan mahasiswa yang ingin mengikuti program tersebut harus memenuhi sejumlah persyaratan. Peserta harus sehat secara jasmani dan mental, memiliki kemampuan bahasa Jepang, serta mengikuti wawancara untuk mengetahui kesiapan dan motivasi mengikuti internship.

Program tersebut terbuka bagi mahasiswa minimal semester 3 dan maksimal semester 6. Kampus memfasilitasi proses perekrutan dan wawancara, sedangkan perusahaan melakukan seleksi akhir terhadap calon peserta.

Mahasiswa yang lolos seleksi kemudian mendapat pembekalan sebelum menjalani internship sesuai kebutuhan perusahaan di Jepang.

Post Views: 19

Read Entire Article
Rapat | | | |