Pertamina Telusuri Dugaan Pangkalan Utamakan Kios di Amasara Konsel Usai Dikeluhkan Warga

1 day ago 18

Konawe Selatan – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menelusuri dugaan pangkalan lebih mengutamakan kios dalam penyaluran LPG 3 kilogram (kg) di Desa Amasara, Kecamatan Baito, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), usai dikeluhkan warga.

Sebelumnya, warga mengaku kesulitan mendapatkan LPG 3 kg secara langsung di pangkalan. Mereka menduga LPG bersubsidi tersebut lebih dahulu disalurkan kepada sejumlah kios untuk kemudian dijual kembali kepada masyarakat.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Pertamina bersama agen LPG 3 kg PT Dewi Puspita Prima telah melakukan pengecekan terhadap penyaluran LPG 3 kg di wilayah Desa Amasara.

Pengecekan transaksi juga dilakukan melalui Merchant Apps Pertamina (MAP) sebagai bagian dari proses verifikasi terhadap aktivitas penyaluran di pangkalan.

Pertamina menyebut terdapat dua pangkalan LPG 3 kg di Desa Amasara yang disuplai oleh agen PT Dewi Puspita Prima. Kedua pangkalan tersebut atas nama Dalle dan Punda.

Pertamina bersama agen akan terus memantau proses penyaluran di kedua pangkalan tersebut untuk memastikan LPG 3 kg dapat dibeli langsung oleh masyarakat sesuai ketentuan.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan pengecekan transaksi menjadi bagian dari langkah Pertamina dalam menindaklanjuti informasi yang disampaikan masyarakat.

“Informasi yang disampaikan masyarakat sudah kami tindak lanjuti bersama agen. Kami juga telah melakukan pengecekan transaksi melalui Merchant Apps Pertamina sebagai bagian dari verifikasi penyaluran. Pengawasan di lapangan terus dilakukan untuk memastikan LPG 3 Kg dapat diperoleh masyarakat melalui mekanisme yang sesuai,” ujar Lilik dalam keterangannya, Senin (31/8/2026).

Terkait dugaan adanya pangkalan yang mendahulukan kios, Pertamina menyatakan informasi tersebut masih menjadi perhatian untuk ditelusuri di lapangan.

Pertamina juga berkoordinasi dengan agen untuk memastikan mekanisme penjualan LPG 3 kg berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Apabila ditemukan adanya penyalahgunaan dalam proses penyaluran, pembinaan akan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan.

Pertamina mengimbau masyarakat membeli LPG 3 kg melalui pangkalan resmi sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying.

Masyarakat yang menemukan kendala pelayanan, dugaan penyalahgunaan, atau indikasi pelanggaran dalam penyaluran LPG 3 kg dapat menghubungi Pertamina Customer Solution (PCS) 135 untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Sebelumnya, warga berharap pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan instansi terkait dapat melakukan pemeriksaan terhadap mekanisme penyaluran LPG 3 kg di pangkalan tersebut.

“Kami hanya berharap gas subsidi bisa dibagikan secara adil dan masyarakat tidak kesulitan mendapatkannya,” beber warga yang enggan disebutkan namanya saat dikonfirmasi Kendariinfo, Senin (31/8).

Warga Amasara Konsel Kesulitan Dapat LPG 3 Kg, Pangkalan Diduga Utamakan Kios

Post Views: 18

Read Entire Article
Rapat | | | |