Bombana – Mahasiswa KKN Reguler Berdampak Batch II Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari membuka potensi Pantai Aloalo dan menghadirkan Taman Baca Masyarakat (TBM) untuk warga Desa Pulau Tambako, Kecamatan Mataoleo, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Koordinator Desa KKN Pulau Tambako, Dimas Ezy Yunus, mengatakan mahasiswa memilih pengembangan potensi wisata dan literasi sebagai bagian dari program yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Salah satu potensi yang kami kenalkan ialah Pantai Aloalo. Kami membuat konten dan publikasi untuk mengenalkan kawasan pesisir tersebut kepada masyarakat yang lebih luas,” katanya, Senin (31/8/2026).
Menurut Ezy, publikasi menjadi salah satu cara untuk membuka informasi mengenai potensi wisata Pulau Tambako yang belum banyak diketahui.
Selain promosi wisata, mahasiswa menghadirkan TBM sebagai ruang membaca dan belajar bagi anak-anak. Program tersebut diperkuat melalui dukungan Perpustakaan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara (Sultra), Balai Bahasa Sultra, Duta Bahasa Sultra, dan Inidia Percetakan.
“Bahan bacaan yang tersedia di TBM dapat dimanfaatkan anak-anak dan masyarakat untuk mendukung kegiatan belajar serta meningkatkan minat baca,” lanjutnya.
Mahasiswa juga menyasar remaja melalui edukasi pergaulan bebas dan pencegahan pernikahan dini. Kegiatan tersebut memberikan pemahaman kepada remaja mengenai dampak dan risiko dari persoalan tersebut.
Di bidang pendidikan, mahasiswa menjadi fasilitator pembelajaran Bahasa Indonesia dan menggelar lomba mewarnai bagi anak-anak.
“Program lainnya meliputi First Aid Simulation and Training (FAST), senam sehat, pembuatan denah desa, serta pengenalan citizen journalism,” jelas Ezy.
Ezy mengatakan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjalankan setiap program di Pulau Tambako. Mahasiswa menyesuaikan kegiatan dengan kondisi dan kebutuhan warga selama menjalankan pengabdian.
Program citizen journalism juga diarahkan untuk membantu warga mengenali dan mendokumentasikan potensi di lingkungan mereka. Pengetahuan tersebut dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan informasi mengenai desa secara lebih luas.
KKN Reguler Berdampak Batch II UHO di Desa Pulau Tambako diikuti 15 mahasiswa. Mereka terdiri atas Dimas Ezy Yunus, Indriyani, Sidiq Maula, Endang Sutriani, Sierra Olavaira, Tri Rani, Rini Aryani Sumardi, Wa Ode Febritiara Pertiwi, Rahma Dwi Mulyani, Andika Mardani, Savero Maisal Lumambu, Muh. Rafly Putmanal Adiyaksa, Muh. Yasin Fadhillah, Fachry Anwar, dan Muh. Tasbir.
Ezy berharap program yang telah dijalankan tidak berhenti setelah mahasiswa meninggalkan Pulau Tambako. Taman baca juga diharapkan tetap digunakan warga, sedangkan publikasi Pantai Aloalo dapat terus dikembangkan untuk mengenalkan potensi wisata desa.
Post Views: 10

21 hours ago
11















































