4 Hektare Lahan Gambut dan Pohon Sagu Terbakar di Konawe, Api Dekati Permukiman Warga

12 hours ago 10

Konawe – Kebakaran melanda sekitar 4 hektare lahan gambut dan pohon sagu milik warga di Desa Tanggobu, Kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (28/8/2026).

Kebakaran tersebut telah memasuki hari kedua dan masih ditemukan titik api sekitar pukul 13.00 Wita. Kondisi lahan yang kering, ditambah cuaca panas dan hembusan angin kencang, membuat api berpotensi meluas hingga mengancam permukiman warga.

Mendapat laporan dari masyarakat, Polsek Lambuya bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Konawe, TNI, dan warga langsung melakukan penanganan di lokasi.

Kebakaran melanda sekitar 4 hektare lahan gambut dan pohon sagu milik warga di Desa Tanggobu, Kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe.Kebakaran melanda sekitar 4 hektare lahan gambut dan pohon sagu milik warga di Desa Tanggobu, Kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe. Foto: Istimewa. (28/8/2026).

Sekitar pukul 13.40 Wita, tiga unit mobil Damkarmat Kabupaten Konawe tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman di sejumlah titik api.

Kapolsek Lambuya Ipda Samrun bersama personel Polsek Lambuya, personel TNI dari Koramil 1417-03/Lambuya, serta masyarakat turut membantu proses pemadaman.

Kapolsek Lambuya Ipda Samrun mengatakan, penanganan dilakukan secara cepat karena lokasi kebakaran berada cukup dekat dengan rumah warga.

“Kami bersama TNI, pemadam kebakaran dan masyarakat bergerak cepat untuk mengendalikan api, terutama karena lokasinya berdekatan dengan rumah warga. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” ujar Ipda Samrun.

Berdasarkan pemantauan awal, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 4 hektare. Lahan tersebut terdiri dari area gambut dan pohon sagu milik warga.

Selain memadamkan api, personel Polsek Lambuya melakukan pengamanan di sekitar lokasi serta memantau titik-titik yang berpotensi kembali terbakar.

Polisi juga mengumpulkan bahan keterangan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut.

Samrun mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan angin kencang.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan dan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Kondisi lahan yang kering sangat mudah terbakar dan api dapat dengan cepat meluas,” tambahnya.

Hingga Jumat sore, personel gabungan bersama pemerintah desa dan unsur terkait masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul dan mengancam permukiman warga.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran di lokasi tersebut sebelumnya juga terjadi pada Kamis (27/8) siang. Saat itu, api membakar sekitar 1 hektare kawasan pohon sagu di Desa Tanggobu. Kebakaran tersebut diduga dipicu aktivitas warga yang membakar lahan untuk membuka area persawahan.

Hutan Sagu di Konawe Terbakar 1 Hektare, Warga Diduga Sengaja Bakar untuk Buka Sawah

Post Views: 2

Read Entire Article
Rapat | | | |