Ini Target Pemkot Kendari untuk Tingkat Pengangguran Terbuka dan Pertumbuhan Ekonomi di 2027

1 hour ago 2

Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menargetkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) berada di angka 5,02 persen dan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,50 persen pada 2027.

Target tersebut menjadi bagian dari sasaran pembangunan yang disepakati Pemkot Kendari bersama DPRD Kota Kendari dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2027.

Kesepakatan KUA-PPAS tersebut ditandatangani dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Kendari, Senin (24/8/2026). Pemerintah daerah juga menargetkan angka kemiskinan turun menjadi 3,90 persen serta indeks pembangunan manusia (IPM) meningkat hingga 86,46.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengatakan target pembangunan 2027 tidak hanya berfokus pada peningkatan indikator ekonomi, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat. Pemerintah akan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan produktivitas, investasi, pemberdayaan masyarakat, dan penciptaan lapangan kerja.

“Arah kebijakan tersebut mengacu pada visi pembangunan Kota Kendari 2025 – 2029, yakni mewujudkan Kota Kendari sebagai kota layak huni yang semakin maju, berdaya saing, adil, sejahtera, dan berkelanjutan,” kata Siska.

Upaya menekan pengangguran menjadi salah satu bagian penting dalam pencapaian target tersebut. Pemkot Kendari akan memperluas peluang kerja dengan memperkuat sektor ekonomi masyarakat sekaligus mendorong investasi yang dapat membuka lapangan pekerjaan.

Pemerintah juga menyiapkan penguatan sektor pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kebijakan tersebut diharapkan berjalan beriringan dengan penurunan kemiskinan hingga 3,90 persen.

Selain sektor ekonomi dan sumber daya manusia, Pemkot Kendari memprioritaskan pembangunan infrastruktur perkotaan. Infrastruktur diarahkan untuk memperkuat konektivitas, meningkatkan kualitas lingkungan hidup, serta meningkatkan ketahanan daerah terhadap risiko bencana.

Untuk menopang pembiayaan berbagai program tersebut, pemerintah daerah akan mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD). Upaya itu dilakukan melalui digitalisasi pajak dan retribusi daerah, peningkatan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pengelolaan aset daerah, serta pengembangan sumber pembiayaan lain yang sah.

Adapun tema pembangunan Kota Kendari 2027 diarahkan pada penguatan tata kelola kelembagaan pemerintah. Fokus tersebut mencakup peningkatan kualitas pelayanan publik, profesionalisme aparatur sipil negara (ASN), dan akuntabilitas kinerja pemerintahan.

Penandatanganan KUA-PPAS 2027 menjadi dasar bagi Pemkot Kendari dan DPRD untuk melanjutkan tahapan penyusunan APBD 2027 dengan sejumlah target utama, yakni pertumbuhan ekonomi 5,50 persen, TPT 5,02 persen, kemiskinan 3,90 persen, dan IPM 86,46.

Post Views: 7

Read Entire Article
Rapat | | | |