Konawe Utara – Jembatan Perintis Garuda di Desa Ulu Sawa, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), diresmikan pada Jumat (21/8/2026).
Kehadiran jembatan yang menghubungkan Desa Ulu Sawa dengan Desa Taipa, Kecamatan Lembo, tersebut memangkas jarak perjalanan masyarakat hingga sekitar 8 kilometer.
Peresmian jembatan itu dihadiri Bupati Konut, Ikbar dan Kepala Staf Teritorial Tentara Nasional Indonesia (Kaster TNI) Letjen TNI Bambang Trisnohadi. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan bakti sosial.
Kepala Staf Teritorial Tentara Nasional Indonesia (Kaster TNI) Letjen TNI Bambang Trisnohadi saat berada di Jembatan Perintis Garuda, Desa Ulu Sawa, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa. (21/8/2026).Pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan kolaborasi Kodam XIV/Hasanuddin dan PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. Dalam proses pembangunannya, prajurit TNI bersama masyarakat terlibat secara gotong royong.
Jembatan tersebut dibangun dengan konstruksi baja penuh berbentuk jembatan gantung simetris tanpa menggunakan material kayu. Bentangan antar-tower mencapai 50 meter, dengan lebar lantai 1,63 meter dan tinggi tower utama 12 meter.
Jembatan pada jalur penghubung Desa Ulu Sawa dan Desa Taipa tersebut memiliki bentangan 87 meter. Infrastruktur itu memberikan manfaat langsung bagi 929 jiwa atau 374 kepala keluarga.
Dengan adanya jembatan tersebut, akses masyarakat menjadi lebih mudah dan cepat. Selain memangkas jarak perjalanan, keberadaan jembatan juga dinilai mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, sosial, dan pelayanan masyarakat.
Bupati Konut, Ikbar mengapresiasi TNI, PT Antam Tbk., serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan jembatan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI, khususnya Kodam XIV/Hasanuddin, serta PT Antam Tbk. yang telah hadir memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pembangunan jembatan ini,” ujar Ikbar.
Ikbar mengatakan pembangunan jembatan tersebut menjadi bukti kolaborasi antara pemerintah, TNI, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
“Jembatan ini bukan hanya sebuah bangunan fisik, tetapi menjadi penghubung harapan masyarakat. Setelah bertahun-tahun masyarakat menghadapi keterbatasan akses, hari ini kita melihat hadirnya infrastruktur yang dapat memangkas jarak, memperlancar mobilitas dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” katanya.
Ia berharap masyarakat dapat menjaga dan memanfaatkan jembatan tersebut dengan baik agar fasilitas itu bisa digunakan dalam jangka panjang.
Post Views: 5

4 hours ago
2















































