Rekam Jejak Ida Usman yang Lolos 3 Besar Calon Rektor UHO Kendari

1 day ago 16

Kendari – Ida Usman melaju ke tiga besar calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari periode 2026 –2030 setelah hasil penyaringan diumumkan pada Jumat (10/7/2026). Guru Besar yang pernah dua periode memimpin Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) itu membawa rekam jejak panjang sebagai akademisi, peneliti, hingga pimpinan di lingkungan UHO Kendari.

Ida Usman lahir di Desa Tongkuno, Kabupaten Muna, pada 18 April 1972. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Universitas Hasanuddin, kemudian melanjutkan pendidikan magister dan doktor di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Karier akademiknya dimulai sebagai dosen di UHO Kendari. Dalam perjalanannya, ia meraih jabatan lektor kepala sebelum dikukuhkan sebagai guru besar. Selama mengabdi di perguruan tinggi tersebut, ia aktif menjalankan tridarma melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Pengalaman kepemimpinannya dimulai saat dipercaya menjabat Dekan FMIPA UHO selama dua periode. Setelah itu, ia mendapat amanah sebagai Wakil Rektor II Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum, UHO.

Di bidang akademik, Ida Usman dikenal memiliki kepakaran pada material maju dan energi terbarukan. Penelitiannya berfokus pada pengembangan sel surya, material berbasis grafena, nanomaterial, teknologi energi ramah lingkungan, dye-sensitized solar cell (DSSC), hingga sel surya berbasis perovskite yang memanfaatkan material lokal.

Selain aktif melakukan riset dan menghasilkan publikasi ilmiah, ia juga menjalankan berbagai program pengabdian kepada masyarakat. Kegiatannya meliputi pemanfaatan energi terbarukan, pemberdayaan masyarakat desa, serta penerapan hasil penelitian untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Rekam jejak sebagai dosen, peneliti, guru besar, dekan dua periode, hingga wakil rektor menjadi bekal Ida Usman dalam mengikuti pemilihan Rektor UHO Kendari periode 2026 – 2030.

Pada kontestasi tersebut, Ida Usman menawarkan konsep socio-techno university sebagai arah pengembangan UHO. Konsep itu memadukan pendidikan berbasis sosial dan teknologi, penguatan riset inovatif, pengabdian kepada masyarakat berbasis solusi, perluasan kemitraan strategis, pelestarian kearifan lokal, tata kelola yang profesional, serta pembangunan lingkungan akademik yang inklusif.

Ida Usman mengungkapkan keputusannya maju sebagai calon rektor telah dipersiapkan sejak beberapa tahun lalu. Menurutnya, rencana tersebut sebenarnya sudah muncul pada pemilihan rektor sebelumnya.

“Rencana mendaftarkan diri ini memang sudah ada sejak beberapa tahun lalu. Saya memang sudah mempersiapkan diri untuk menjadi calon Rektor UHO Kendari,” katanya.

Ia mengaku sempat berniat mengikuti pemilihan rektor sebelumnya. Namun, saat itu ia memilih memberikan dukungan kepada almarhum Armid, karena berada dalam satu tim kepemimpinan.

“Seharusnya saya sudah maju pada pemilihan sebelumnya. Namun, karena saya bersama almarhum Armid berada dalam satu tim, saya memilih mendukung beliau,” ujarnya.

Setelah kepergian almarhum Armid, Ida Usman memantapkan langkah untuk mengikuti pemilihan rektor tahun ini.

“Ketika beliau berpulang, saya merasa inilah saatnya memantapkan diri untuk mendaftarkan sebagai calon Rektor UHO Kendari periode 2026 – 2030,” ucapnya.

Ida Usman optimistis anggota senat akan menentukan pilihan berdasarkan kapasitas, rekam jejak, serta gagasan yang ditawarkan setiap calon.

“Saya yakin anggota senat akan memilih calon rektor berdasarkan pengalaman, rekam jejak, dan arah pembangunan UHO Kendari ke depan,” tuturnya.

Post Views: 0

Read Entire Article
Rapat | | | |