Kendari – Dr. Herman memastikan langkahnya ke tiga besar calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari periode 2026 – 2030 setelah hasil penyaringan diumumkan pada Jumat (10/7/2026). Akademisi Fakultas Hukum UHO Kendari itu mengaku mengikuti seluruh proses pencalonan tanpa membentuk tim sukses.
Ia memperoleh suara terbanyak ketiga dalam tahapan penyaringan calon rektor. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan hingga mengantarkannya ke tahap berikutnya.
“Saya meraih suara terbanyak ketiga sesuai nomor urut saya, nomor tiga. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah mendukung saya,” katanya, Jumat (10/7).
Menurut Herman, pencapaiannya itu menjadi hal yang patut disyukuri karena selama proses pencalonan ia tidak membentuk tim sukses maupun melakukan upaya politik secara intensif.
“Saya sadar di antara calon lainnya, saya tidak memiliki tim sukses dan tidak bekerja secara maksimal. Insyaallah saya akan memastikan orang-orang yang telah memilih saya benar-benar tetap loyal,” ujarnya.
Ia mengatakan akan memaksimalkan seluruh ikhtiar pada tahapan berikutnya untuk memperoleh kepercayaan menjadi Rektor UHO Kendari periode 2026 – 2030.
“Setelah masuk tiga besar ini, upaya dan ikhtiar saya akan dimaksimalkan menuju rektor terpilih,” ucapnya.
Herman menilai setiap tahapan yang telah dilalui merupakan bagian dari proses yang patut disyukuri. Ia juga meyakini hasil akhir akan ditentukan melalui usaha dan doa.
“Soal hasil selanjutnya, semua sudah menjadi ketetapan Allah. Tugas kita adalah menjemputnya dengan ikhtiar dan doa,” katanya.
Di balik pencalonannya, Herman mengaku memiliki tujuan lain selain mengikuti kontestasi pemilihan rektor. Ia ingin mendorong proses pemilihan yang mengedepankan nilai dan integritas.
“Hanya satu pesan saya, tujuan awal saya sebenarnya ingin mentransformasi nilai dalam proses pemilihan rektor,” ujarnya.
Ia menempuh pendidikan sarjana (S1) Ilmu Hukum di Universitas Muslim Indonesia (UMI). Selanjutnya, ia melanjutkan pendidikan magister (S2) di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan meraih gelar doktor (S3) di Universitas Airlangga. Seluruh jenjang pendidikan yang ditempuhnya berada pada bidang Ilmu Hukum.
Karier akademiknya dibangun sebagai dosen di Fakultas Hukum UHO Kendari. Selama mengabdi di UHO Kendari, ia aktif menjalankan tridarma perguruan tinggi melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kerja sama akademik.
Di bidang kepemimpinan, Dr. Herman pernah dipercaya memimpin Fakultas Hukum UHO Kendari sebagai dekan. Pada masa kepemimpinannya, fakultas memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, termasuk mitra dari luar negeri, sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Pengalaman manajerialnya berlanjut ketika dipercaya menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UHO Kendari. Dalam jabatan tersebut, ia membina kegiatan kemahasiswaan, organisasi mahasiswa, serta penguatan hubungan dengan alumni.
Dr. Herman juga mendapat amanah sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UHO Kendari. Penugasan tersebut diberikan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk memimpin jalannya roda organisasi kampus hingga terpilih rektor definitif meskipun pada akhirnya dia memutuskan untuk mundur karena ikut berpartisipasi pada kontestasi pemilihan rektor.
Pengalaman sebagai dosen, pimpinan fakultas, wakil rektor, hingga pelaksana tugas rektor menjadi bagian dari rekam jejak Dr. Herman sebelum melaju sebagai satu dari tiga calon Rektor UHO Kendari periode 2026 – 2030. Tahapan berikutnya akan menentukan satu nama yang akan memimpin UHO Kendari untuk lima tahun mendatang sesuai mekanisme pemilihan yang berlaku.
Post Views: 11

1 day ago
15














































