Muna – Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) berinisial LA mengancam dan melakukan pengrusakan saat mendatangi rumah Kepala Desa (Kades) Laghorio di Kecamatan Kontukowuna, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (12/4/2026), sekira pukul 19.35 Wita. LA yang berpangkat kopral satu itu mengamuk dengan membawa sebilah badik.
Berdasarkan pantauan Kendariinfo, rumah milik Kades Lahorio, Yusran, mengalami kerusakan. Dua jendela kaca pecah dan kosen kayu tampak ada tebasan benda tajam. Kios depan rumah yang berdinding seng juga terdapat sejumlah tusukan badik dan tebasan.
Istri Yusran, Wa Subia, menjelaskan kejadian bermula ketika ia berencana melaksanakan salat. Namun, tiba-tiba terdengar bunyi dari luar rumah. Mendengar suara tersebut, Subia lalu mengecek dan melihat LA membawa sebilah badik.
Wa Subia, istri Kepala Desa Laghorio menceritakan penyerangan rumahnya oleh Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) Kopral Satu (Koptu) berinisial LA di Kecamatan Kontukowuna, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: La Ode Muhamad Aslam/Kendariinfo. (14/4/2026).“Saya langsung lihat dengan naik ke rumah bertingkat. Ketika membuka pintu untuk menemuinya, LA langsung menaiki tangga dan hendak menebas dengan badik,” jelasnya kepada Kendariinfo, Selasa (14/4).
Melihat aksi nekat yang dilakukan LA, Subia kemudian menutup pintu rumah. Subia mengaku LA mengancam menghabisi nyawa keluarganya jika Yusran tidak menemuinya. Selain itu, LA beberapa kali melempar badiknya hingga mengenai dinding rumah.
“LA menyuruh suami saya untuk keluar. Kalau tidak, dia bilang akan membunuh semua keluarganya. Saat kejadian suamiku sedang tidak ada di rumah,” ujarnya.
Subia menyebut LA marah, karena mendengar cerita Yusran yang membahas persoalan rumah tangga dan anaknya. Akibat kejadian itu, LA datang mengamuk dan memecahkan kaca jendela, lampu teras rumah, serta merusak kios miliknya dengan menusukkan sebilah badik.
“Dia mendengar cerita bahwa anaknya diperjualbelikan. Anaknya bukan anak kandungnya, dan rumahnya dimasuki seseorang. Bahasa itu katanya dari suami saya,” pungkasnya.
Post Views: 113

5 hours ago
4














































