Miliki Jejak dan Pengalaman, Ida Usman Mantapkan Diri Daftar Bakal Calon Rektor UHO Kendari

8 hours ago 4

Kendari – Wakil Rektor II Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Ida Usman, resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor UHO Kendari periode 2026 – 2030, Jumat (29/5/2026).

Ida Usman menjadi salah satu figur yang ikut meramaikan bursa pemilihan Rektor UHO Kendari. Ia mengaku telah mempersiapkan diri untuk maju sebagai calon rektor sejak beberapa tahun terakhir.

Usai menyerahkan berkas pendaftaran, Ida mengatakan keputusannya maju dalam pemilihan rektor tahun ini bukan langkah yang muncul secara tiba-tiba. Ia menyebut persiapan untuk maju sebenarnya telah direncanakan sejak pemilihan sebelumnya.

“Jadi rencana mendaftarkan ini memang sudah ada sejak beberapa tahun lalu. Saya memang sudah mempersiapkan diri untuk menjadi calon Rektor UHO Kendari,” kata Ida Usman.

Ia mengungkapkan dirinya sebenarnya sudah berencana maju pada pemilihan rektor sebelumnya. Namun, saat itu ia memilih memberikan dukungan kepada almarhum Rektor UHO Kendari, Prof Armid karena berada dalam satu tim kerja.

“Seharusnya itu saya sudah maju pada tahun 2025 tetapi saya dengan almarhum rektor kemarin itu sudah satu tim jadi saya mengikhlaskan beliau untuk maju sehingga saya siap untuk mendukung beliau waktu itu,” ujarnya.

Menurut Ida, wafatnya almarhum rektor membuat dirinya memantapkan langkah untuk maju pada pemilihan rektor tahun ini.

“Tapi kadarullah Allah memanggil beliau, sehingga saya sudah saatnya pada tahun ini memantapkan diri untuk mendaftarkan diri calon Rektor UHO Kendari 2026 – 2030,” lanjutnya.

Dalam kontestasi pemilihan rektor tersebut, Ida mengaku optimistis dapat meraih dukungan mayoritas anggota Senat UHO Kendari. Ia menilai pemilihan rektor berbeda dengan pemilihan kepala daerah karena para pemilih berasal dari kalangan akademisi yang mempertimbangkan kapasitas dan rekam jejak calon.

“Saya sangat yakin bisa menang karena seluruh anggota senat itu adalah pemilih-pemilih intelektual beda dengan pilkada. Kalau pilkada kan cara memilihnya lain,” ungkapnya.

Ia meyakini anggota senat akan menentukan pilihan berdasarkan pengalaman, kapasitas kepemimpinan, hingga arah pembangunan kampus ke depan.

“Kalau ini pasti mereka akan memilih calon rektor itu dari rekam jejak hingga arah pembangunan UHO Kendari ke depan. Sehingga saya yakin para anggota senat bisa memilih saya dengan berbagai pertimbangan,” jelasnya.

Ida juga menilai pengalaman panjangnya di lingkungan UHO Kendari menjadi salah satu modal utama untuk memimpin kampus terbesar di Sulawesi Tenggara (Sultra) tersebut. Ia mengaku telah melalui berbagai jenjang jabatan akademik dan birokrasi kampus.

Menurut Mantan Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UHO Kendari itu, kariernya dimulai dari ketua program studi, ketua jurusan, wakil dekan, dekan, hingga kini menjabat Wakil Rektor II Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum UHO Kendari.

“Saya insyaallah memiliki pengalaman yang cukup dari bawah. Saya ini mengawali karier dari ketua program studi, ketua jurusan, wakil dekan, hingga dekan lalu saat ini saya menjadi Wakil Rektor II,” bebernya.

Dengan pengalaman tersebut, Ida optimistis mampu membawa UHO Kendari menjadi kampus yang lebih maju dan kompetitif pada masa mendatang.

“Makanya dengan pengalaman itu insyaallah kami yakin bahwa kami bisa membawa UHO Kendari menuju masa depan yang lebih baik,” singgungnya.

Terkait visi dan misi, Ida mengatakan konsep pembangunan yang diusungnya tidak akan jauh berbeda dari arah kebijakan UHO Kendari saat ini. Menurut dia, sejumlah program strategis yang telah ditetapkan sebelumnya masih relevan untuk dilanjutkan.

Meski demikian, ia mengaku akan menambahkan beberapa program baru yang belum tercakup dalam visi dan misi sebelumnya.

“Visi-misinya tidak terlalu jauh dengan misi UHO Kendari saat ini karena ini kami sudah tetapkan tahun lalu. Meskipun ada beberapa program lain yang belum tercakup di dalam,” tutupnya.

Pemilihan Rektor UHO Kendari periode 2026 – 2030 diperkirakan akan berlangsung ketat seiring mulai bermunculannya sejumlah nama yang mendaftar sebagai bakal calon. Sejauh ini sudah ada 8 bakal calon yang mendaftarkan diri untuk memperebutkan kursi nakhoda UHO Kendari.

Post Views: 0

Read Entire Article
Rapat | | | |