Satu-satunya Wakil Indonesia, Wali Kota Kendari Ikuti Akademi Bergengsi Asia Pasifik

12 hours ago 7

Kendari – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran menjadi satu-satunya kepala daerah dari Indonesia yang terpilih mengikuti Asia-Pacific Mayors Academy (APMA) 2026. Dalam forum kepemimpinan tingkat internasional tersebut, Siska membawa enam program prioritas pembangunan Kota Kendari untuk dikembangkan bersama para pemimpin daerah dari kawasan Asia Pasifik.

APMA 2026 mempertemukan 14 wali kota dan pemimpin daerah dari enam negara, yakni Indonesia, Nepal, Pakistan, India, Sri Lanka, dan Filipina. Program yang dimulai sejak April hingga Agustus 2026 itu menjadi wadah peningkatan kapasitas kepemimpinan sekaligus pertukaran pengalaman dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan perkotaan.

Selama mengikuti akademi secara virtual, setiap peserta menjalani rangkaian pembelajaran melalui modul interaktif, diskusi kebijakan, pembelajaran antarkota, hingga pendampingan langsung dari para pakar internasional. Seluruh peserta juga diminta menyusun rencana aksi yang akan diterapkan di daerah masing-masing sebagai implementasi hasil pembelajaran.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran menjadi satu-satunya wakil Indonesia untuk Asia-Pacific Mayors Academy (APMA) 2026.Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran menjadi satu-satunya wakil Indonesia untuk Asia-Pacific Mayors Academy (APMA) 2026. Foto: Istimewa.

Dalam forum tersebut, Siska memperkenalkan enam program unggulan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari. Program itu meliputi pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, penguatan ketahanan banjir dan adaptasi perubahan iklim, perlindungan kawasan mangrove dan pesisir, penambahan ruang terbuka hijau, transformasi pelayanan publik berbasis digital, serta pemberdayaan masyarakat.

Enam program tersebut dinilai selaras dengan fokus utama APMA 2026 yang menitikberatkan pada pembangunan kota berkelanjutan, penguatan ketahanan menghadapi berbagai krisis, pembangunan yang inklusif, aksi iklim, pengembangan kota cerdas berbasis teknologi, hingga pembiayaan pembangunan berkelanjutan.

Selama program berlangsung, para peserta memperoleh pendampingan dari sejumlah organisasi internasional, di antaranya UN-Habitat, UN ESCAP, UCLG Aspac, APRU, UNU-IAS, dan IGES. Para mentor memberikan pembinaan mulai dari penyusunan kebijakan hingga penerapan inovasi pembangunan di wilayah perkotaan.

Keikutsertaan Kota Kendari dalam APMA 2026 juga membuka peluang memperluas kerja sama dengan berbagai kota di kawasan Asia Pasifik.

Selain memperkenalkan berbagai program pembangunan yang telah dijalankan, Pemkot Kendari juga memanfaatkan forum tersebut untuk mempelajari praktik terbaik dari kota-kota lain dalam menghadapi urbanisasi, perubahan iklim, dan pembangunan berkelanjutan.

Post Views: 21

Read Entire Article
Rapat | | | |