Kendari – Muh. Maulana Ali Syaputra resmi memimpin Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Kendari periode 2025 – 2028. Maulana bersama jajaran pengurus baru dilantik dalam acara yang digelar di salah satu hotel di Kota Kendari, Sabtu (12/9/2026).
Dalam kepemimpinannya, Maulana berkomitmen menjadikan KNPI Kota Kendari sebagai mitra strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari dalam mendorong program pembangunan yang melibatkan pemuda.
Maulana mengatakan pemuda memiliki peran penting dalam menghadapi bonus demografi Indonesia. Menurutnya, pemuda harus memiliki kapasitas dan kemampuan untuk menjawab berbagai persoalan di tengah masyarakat.
“Pemuda perlu memiliki identitas dan pembaruan yang mumpuni,” kata Maulana dalam sambutannya.
Ia menuturkan kepengurusan baru KNPI Kota Kendari akan membuka ruang kolaborasi dengan Pemkot Kendari, DPRD Kota Kendari, serta berbagai unsur masyarakat.
Maulana juga meminta seluruh pengurus menjadikan KNPI sebagai wadah untuk melahirkan program-program produktif yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Saya sangat berharap kepada semua sahabat dan saudara para pengurus DPD KNPI Kota Kendari agar kita semua bisa menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Kendari dalam menghadirkan program-program unggulan yang nyata, produktif, dan tentu berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Maulana ingin KNPI menjadi rumah besar bagi pemuda Kota Kendari. Menurutnya, organisasi tersebut harus menjadi ruang bagi berbagai generasi untuk bertemu, bertukar gagasan, dan mendorong pemuda mengambil peran dalam kepemimpinan.
Sementara itu, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran meminta organisasi kepemudaan memperkuat sinergi dengan pemerintah. Ia menilai keterlibatan pemuda sangat dibutuhkan dalam menjalankan berbagai program pembangunan di daerah.
Siska mengatakan pemerintah dan pemuda perlu menyatukan program agar kegiatan yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat.
“Kita saling bersinergi, satukan rasa, kolaborasikan seluruh program pemerintah dan juga program dari DPRD. Bagaimana kita bisa kerja sama sama-sama,” bebernya.
Siska turut menyinggung program Youth Citizens Changer (YCC) yang berada dalam wadah Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI). Program tersebut menjadi salah satu ruang bagi pemuda untuk terlibat dalam program pemerintah kota.
Menurut Siska, pemerintah tidak dapat bergerak sendiri dalam menjalankan program yang berkaitan dengan kepemudaan. Keterlibatan pemuda dibutuhkan agar berbagai program dapat menjangkau kelompok muda secara lebih luas.
Ia mengatakan pemuda Kota Kendari sebelumnya juga telah terlibat dalam sejumlah kegiatan APEKSI melalui YCC. Keterlibatan tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara pemerintah dan pemuda dalam berbagai kegiatan.
“Program ini kita tidak bisa bergerak kalau tidak melibatkan pemuda. Maka dari itu, APEKSI membentuk organisasi ini untuk bagaimana seluruh pelaksanaan program-program pemerintah kota dapat diberdayakan seluruh pemuda yang ada di kota,” tutupnya.
Pelantikan Pengurus Baru, KNPI Kendari Bidik Kerja Nyata Pemuda
Post Views: 16

17 hours ago
14















































