Konawe – Raut bahagia terlihat dari wajah puluhan siswa di SD Negeri Lalombonda dan SD Nii Tanasa, Kecamatan Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (29/7/2026). Mereka menerima bantuan perlengkapan sekolah yang disalurkan oleh PLN NP Services bersama PLN Nusantara Power (NP) Unit PLTU Nii Tanasa melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Bantuan yang diberikan berupa tas sekolah, buku tulis, hingga alat tulis. Sebanyak 160 paket perlengkapan sekolah diberikan untuk para siswa di dua sekolah tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan.
Guru SD Negeri Lalombonda, Nursia Ajis, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian PLN terhadap kebutuhan para siswa yang masih kekurangan perlengkapan belajar.
Sejumlah siswi SD di Kecamatan Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe senyum semringah usai mendapatkan bantuan perlengkapan sekolah oleh PLN NP Services bersama PLN Nusantara Power (NP) Unit PLTU Nii Tanasa. Foto: Kendariinfo. (29/7/2026).“Tentunya kami sangat mengapresiasi dengan kehadiran teman-teman PLTU untuk membagikan tas dan peralatan tulis, karena pada dasarnya anak-anak ini masih kekurangan sehingga perlengkapan sekolah ini sangat dibutuhkan,” ujar Nursia kepada Kendariinfo.
Ia berharap sinergi antara pihak sekolah dan PLN terus terjalin sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi dunia pendidikan di wilayah tersebut. “Semoga kita tetap menjalin kerja sama untuk mendukung dunia pendidikan dan teman-teman PLTU bisa terus bekerja maksimal dalam tugasnya melayani masyarakat,” bebernya.
Sementara itu, Manager Unit PLTU dan PLTMG Kendari, Apriyadi mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“PLTU ada sedikit berbagi perlengkapan sekolah dengan dua SD di Kecamatan Lalonggasumeeto,” katanya.
Apriyadi menjelaskan, paket yang dibagikan terdiri dari tas sekolah, buku tulis, hingga pensil dengan total sebanyak 160 paket. “Yang dibagikan perlengkapan sekolah ada tas, buku hingga pensil. Kami siapkan 160 paket perlengkapan sekolah,” jelasnya.
Meski nilainya tidak besar, Apriyadi berharap bantuan tersebut mampu menjadi penyemangat bagi para siswa untuk terus belajar dan meraih cita-cita. “Walaupun ini sedikit dari kami, tapi harapannya bisa memotivasi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” tutupnya.
Post Views: 0

3 hours ago
3
















































