3 Mahasiswa UHO Kendari Juara Nasional DIC QRISTAL Kasuari 2026 Berkat Inovasi QRISPOINT

8 hours ago 3

Kendari – Tiga mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari meraih Juara I pada ajang Digital Innovation Challenge (DIC) QRISTAL Kasuari dalam Festival Ekonomi dan Keuangan Digital di Bumi Kasuari yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) di Sorong, Papua Barat Daya, pada 25 Juli 2026.

Tim tersebut terdiri atas Riang Hidayat dan Nadyn Anastasya dari Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) sebagai ketua, serta Dikhsan Dwirangga Tibong dari Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknik (FT).

Ketua tim, Riang Hidayat, mengatakan kompetisi diawali dengan tahap Pre-Assessment Case. Pada tahapan tersebut, seluruh peserta diminta menyusun solusi digital untuk mendorong peningkatan adopsi dan penggunaan QRIS di Papua Barat dan Papua Barat Daya.

Ia menjelaskan, setiap gagasan dinilai berdasarkan tingkat inovasi, kemudahan implementasi, serta kesesuaiannya dengan kondisi di lapangan. Dari seluruh peserta, hanya lima tim dengan nilai tertinggi yang berhak melaju ke babak final.

“Pada tahap awal, peserta diminta merancang solusi digital untuk meningkatkan adopsi dan penggunaan QRIS. Berdasarkan hasil penilaian, hanya lima tim terbaik yang lolos ke babak final,” ujar Riang, Rabu (29/7/2026).

Pada babak final, para peserta menghadapi Reality Check Study Case, yakni simulasi operasional untuk menguji kelayakan dan ketahanan inovasi yang diajukan dalam menjawab tantangan penggunaan QRIS di lapangan.

Dalam waktu satu jam, seluruh finalis harus menganalisis persoalan, menyusun solusi, menyiapkan bahan presentasi, hingga memaparkan gagasan di hadapan dewan juri.

Menghadapi tantangan tersebut, tim UHO Kendari menghadirkan inovasi bernama QRISPOINT. Program itu dirancang dengan memberdayakan Agen Laku Pandai, seperti BRILink, Agen Mandiri, dan agen layanan perbankan lainnya, sebagai pusat edukasi, pendampingan, sekaligus penggerak penggunaan QRIS di sentra perdagangan.

Tim UHO Kendari juga mengembangkan QRISPOINT Hub, yakni aplikasi yang berfungsi memantau pelaksanaan program melalui survei dan pemetaan. Aplikasi tersebut mengumpulkan data aktivitas pendampingan, perkembangan adopsi QRIS, hingga pola transaksi masyarakat yang kemudian diolah menjadi informasi strategis sebagai dasar pengambilan kebijakan bagi para pemangku kepentingan.

Riang mengatakan inovasi tersebut menjadi salah satu faktor yang mengantarkan tim UHO Kendari meraih gelar juara pada kompetisi tingkat nasional tersebut.

“Setelah melalui seluruh tahapan kompetisi, mulai dari Pre-Assessment Case hingga Reality Check Study Case, alhamdulillah tim kami berhasil meraih Juara I DIC QRISTAL Kasuari pada Festival Ekonomi dan Keuangan Digital di Bumi Kasuari yang diselenggarakan BI,” tutupnya.

Nah sekarang Makin Tahu Indonesia kan!!

Post Views: 21

Read Entire Article
Rapat | | | |