Mahasiswa UIN Kendari, Ian Saputra Nakhodai KNPI Konawe Periode 2026 – 2029

7 hours ago 11

Konawe – Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Kendari, Ian Saputra, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Konawe periode 2026 – 2029 dalam Musyawarah Daerah (Musda) DPD KNPI Konawe ke-XVI, Kamis (20/8/2026) malam.

Ian merupakan mahasiswa Jurusan Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah. Ia juga aktif dalam Himpunan Aktivis Muda Cabang Konawe.

Sebagai ketua terpilih, pemuda berusia 21 tahun itu menargetkan KNPI Konawe menjadi wadah yang menyatukan seluruh elemen pemuda tanpa dualisme dan perkubuan.

Ia juga ingin menjadikan KNPI Konawe sebagai ruang pengembangan kreativitas, inovasi, dan kepemimpinan pemuda agar mampu berperan dalam pembangunan daerah.

“Target utama saya menyatukan seluruh elemen pemuda di Kabupaten Konawe dalam satu wadah yang solid tanpa ada dualisme atau kubu-kubuan,” kata Ian, Jumat (21/8).

Pada 100 hari kerja pertamanya, pemuda asal desa Puusinauwi, Kecamatan Wawotobi itu akan memprioritaskan konsolidasi internal dan merangkul seluruh organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) di Konawe.

Ia juga menyiapkan pemetaan potensi pemuda melalui basis data digital yang memuat keahlian, pendidikan, dan profil usaha pemuda Konawe.

Selain itu, Ian berencana menggelar Rembuk Pemuda Konawe yang mempertemukan pemuda, pemerintah daerah, dan pelaku industri untuk membahas pembangunan daerah.

Ian menilai pemuda Konawe masih menghadapi sejumlah persoalan, mulai dari pengangguran, kesenjangan keterampilan dengan kebutuhan industri, hingga kerentanan sosial.

Untuk memperluas peluang kerja, KNPI Konawe akan menjalin kerja sama dengan perusahaan dan industri di Konawe. Organisasi tersebut juga akan mendorong pelatihan kerja bersertifikat sesuai kebutuhan kawasan industri.

Ian turut menyiapkan pusat informasi lowongan kerja yang transparan dan memprioritaskan tenaga kerja pemuda lokal Konawe.

Di bidang kewirausahaan, ia akan mendorong pembentukan Konawe Youth Entrepreneur Hub sebagai wadah pelatihan bisnis, akses permodalan, dan pendampingan usaha pemuda.

Terkait investasi, Ian menyatakan KNPI Konawe akan mendukung investasi yang memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Namun, tetap mengawasi dampak sosial dan lingkungan dari kegiatan investasi.

“Kami mendukung penuh investasi yang masuk demi kemajuan ekonomi daerah, tetapi tetap mengawasi dampak sosial dan lingkungannya,” ujarnya.

Ian juga akan mendorong pembinaan pemuda di bidang olahraga, seni budaya, teknologi informasi, dan sains. Ia menyiapkan Konawe Youth Leadership Forum untuk mencetak calon pemimpin muda daerah.

Dalam membangun hubungan dengan OKP, Ian berkomitmen memperlakukan seluruh organisasi secara adil dan setara. Ia ingin menjadikan kantor KNPI Konawe sebagai ruang bersama bagi organisasi kepemudaan.

Terhadap pemerintah daerah, KNPI Konawe dibawa kepemimpinannya akan mendukung kebijakan yang berpihak kepada masyarakat dan pemuda. Namun, fungsi kontrol sosial melalui kritik yang solutif dan berbasis data akan terus dilakukan.

Ian berharap pada akhir masa kepemimpinannya, KNPI Konawe tidak lagi bergantung sepenuhnya pada dana hibah. Ia menargetkan organisasi tersebut memiliki unit usaha mandiri serta melahirkan pengusaha dan pemimpin muda yang berintegritas.

Ia juga ingin meninggalkan tata kelola KNPI Konawe yang berbasis digital, transparan, dan berkelanjutan.

Post Views: 7

Read Entire Article
Rapat | | | |