Kendari – Seorang istri berinisial PU menggerebek suaminya yang merupakan PNS guru agama berinisial AY di sebuah indekos di Lorong Gembol, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Kamis (6/8/2026).
Saat digerebek, PU menduga suaminya berselingkuh dengan seorang perempuan berinisial YL yang diketahui berstatus sebagai guru TK honorer di Kecamatan Mandonga, Kendari.
PU mengatakan dirinya terlebih dahulu memantau aktivitas suaminya sebelum mendatangi indekos tersebut. Ia mengaku melihat AY menuju indekos hingga akhirnya memutuskan untuk melakukan penggerebekan.
PNS guru agama di Kota Kendari berinisial AY dan guru TK honorer berinisial YL saat terekam CCTV bercumbu di rumahnya di Kecamatan Poasia. Foto: Istimewa. (15/6/2025).“Hari Kamis kemarin itu saya pantau dulu, ternyata dia ke kos,” kata PU saat dikonfirmasi Kendariinfo, Selasa (18/8).
Menurut PU, sehari sebelum penggerebekan, AY telah membuat perjanjian tertulis pada Rabu (5/8) di rumahnya di Kecamatan Poasia, Kendari. Kemudian YL menandatangani surat perjanjian di sekolah tempatnya mengajar di hari yang sama.
“Pertama suamiku yang tanda tangan, itu di rumah kami. Kemudian YL ini di sekolahnya saya bawakan surat perjanjiannya, terus dia tanda tangani,” bebernya
Dalam perjanjian tersebut, keduanya bersedia menerima konsekuensi apabila kembali menjalin hubungan terlarang tersebut.
“Sudah buat perjanjian tertulis, kalau dia (AY) masih sama-sama dengan itu perempuan (YL) harus terima konsekuensi diviralkan. Mereka (AY dan YL) sudah tanda tangani,” ujarnya.
Namun, PU mengaku tetap menemukan perempuan tersebut berada di dalam indekos saat dirinya datang melakukan penggerebekan. Ia menyebut, YL bersembunyi di dalam kamar mandi dan mengunci pintu.
PU mengaku sempat terjadi keributan ketika dirinya masuk ke dalam indekos. Ia menyebut perempuan tersebut kemudian keluar dan meninggalkan lokasi.
“Saya pas masuk di dalam kos mengamuk, itu perempuan (YL) di dalam kamar mandi. Terus saya dipiting suamiku dan tertutup badannya. Suamiku kode suruh pergi itu perempuan (YL), sempat saya lihat bayangan dia (YL) ambil sepatunya, baru dia (YL) pergi,” tuturnya.
Tak lama kemudian, suaminya juga meninggalkan lokasi. Ia kemudian menanyakan keberadaan perempuan tersebut kepada sejumlah penghuni indekos.
“Setelah itu dia (AY) kabur juga pergi. Tapi dia bawa lari HP-ku, dia (AY) sita itu HP-ku yang sempat saya rekam, karena di situ semua ada barang bukti. Terus saya tanya anak-anak kos, mereka lihat ada perempuan keluar dari kamar kos itu,” bebernya.
Dia menambahkan, meski beberapa kali ketahuan berselingkuh dengan YL, suaminya diduga tetap melanjutkan hubungannya dengan YL. Bahkan, PU juga sempat mencegat keduanya sedang bersama dalam satu mobil di pinggir jalan di Kelurahan Abeli, Kecamatan Abeli, Kendari pada Senin (27/7/2026). Namun saat itu, keduanya melarikan diri.
Selain itu, pada Minggu (15/6/2025) lalu, AY dan YL terekam CCTV bercumbu di rumah yang ditinggali PU bersama anak-anaknya di Kecamatan Poasia.
Sementara, AY dan YL saat dikonfirmasi Kendariinfo terkait peristiwa tersebut belum memberikan respons.
Post Views: 11

6 hours ago
9
















































