Kendari – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari menangani sembilan kejadian kebakaran lahan yang tersebar di sejumlah wilayah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Sabtu (5/9/2026).
Kepala Seksi Kerja Sama dan Publikasi Damkarmat Kota Kendari, Martoyo Awaluddin, mengatakan sembilan kejadian tersebut dilaporkan warga pada waktu berbeda sejak pagi hingga sore hari. Beberapa kebakaran bahkan terjadi secara bersamaan di wilayah yang berdekatan.
Sembilan lokasi kebakaran tersebut berada di Jalan Boulevard I, Kelurahan Lepolepo; Lorong Cendana, Kelurahan Anduonohu; Jalan Badak Lorong Maleo, Kelurahan Anduonohu; belakang Perumahan BTN The Villas, Kelurahan Wundudopi; Jalan Poros Nangananga, Kelurahan Mokoau; Jalan Tinggololi dekat Perumahan Pesona Alam, Kelurahan Anduonohu; Lorong Ganesa dekat Bundaran Tank, Kelurahan Anduonohu; Jalan Palapa, Kelurahan Kemaraya; serta Jalan H. Lamuse, Kelurahan Lepolepo.
Salah satu titik kebakaran lahan di Jalan Tinggololi, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari yang berhasil dipadamkan Damkarmat Kendari. Foto: Istimewa. (5/9/2026).Kebakaran pertama dilaporkan pada pukul 09.48 Wita di Jalan Boulevard I. Petugas Pos Boulevard tiba di lokasi pada pukul 09.52 Wita dan berhasil memadamkan api pada pukul 10.10 Wita.
Selanjutnya, kebakaran lahan dilaporkan di Lorong Cendana, pada pukul 11.11 Wita. Tim Pos Poasia langsung menuju lokasi dan memadamkan api pada pukul 11.27 Wita.
Pada pukul 12.05 Wita, Damkarmat menerima laporan kebakaran lahan di Jalan Badak. Petugas tiba empat menit kemudian dan menyelesaikan pemadaman pada pukul 12.29 Wita.
Kebakaran kembali dilaporkan pada pukul 12.54 Wita di belakang BTN The Villas. Petugas mengerahkan satu unit armada untuk menangani kebakaran tersebut. Api berhasil dipadamkan pada pukul 13.47 Wita.
Kebakaran lahan kembali terjadi di Lorong Ganesa dekat Bundaran Tank. Laporan diterima pada pukul 13.49 Wita melalui WhatsApp Damkarmat Kota Kendari. Petugas Pos Poasia tiba di lokasi pada pukul 13.55 Wita dan api berhasil dipadamkan pada pukul 14.50 Wita. Kebakaran diduga akibat kelalaian pihak yang tidak bertanggung jawab.
Pada pukul 13.53 Wita, kebakaran lahan juga dilaporkan terjadi di Jalan Tinggololi dekat Perumahan Pesona Alam. Karena terjadi bersamaan dengan kebakaran di wilayah Poasia, petugas Pos Benubenua dikerahkan untuk membantu penanganan. Petugas tiba di lokasi pada pukul 14.05 Wita dan berhasil memadamkan api pada pukul 15.25 Wita.
Sementara itu, kebakaran lahan di Jalan Poros Nangananga, Kelurahan Mokoau, dilaporkan pada pukul 14.05 Wita. Petugas tiba di lokasi pada pukul 14.24 Wita dan menyelesaikan pemadaman pada pukul 15.27 Wita. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 100 meter persegi.
Kebakaran berikutnya terjadi di Jalan Palapa, tepat di depan Kantor Plaza Telkom. Laporan diterima melalui Call Center 112 pada pukul 15.10 Wita. Petugas tiba enam menit kemudian dan api berhasil dipadamkan pada pukul 15.25 Wita.
Kejadian terakhir dilaporkan pada pukul 17.33 Wita di Jalan H. Lamuse. Tim Pos Boulevard tiba di lokasi pada pukul 17.41 Wita dan menyelesaikan pemadaman pada pukul 17.55 Wita.
Dari sembilan kejadian tersebut, Damkarmat Kendari mencatat tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Sebagian besar penyebab kebakaran juga masih belum diketahui.
Martoyo mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat kondisi cuaca cerah dan lahan dalam keadaan kering.
“Kami meminta warga segera melaporkan kejadian kebakaran agar petugas dapat melakukan penanganan sebelum api meluas ke permukiman,” pesannya.
Post Views: 22

15 hours ago
11















































