Jalan Penghubung di Pasi Kolaga Muna Terputus Akibat Longsor, Distribusi MBG Terhambat

9 hours ago 8

Muna – Akses jalan penghubung di Kecamatan Pasi Kolaga, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), terputus akibat longsor. Kondisi ini menghambat pendistribusian program makan bergizi gratis (MBG).

Camat Pasi Kolaga, Abdul Rahman, mengatakan jalan yang menghubungkan Desa Tampunabale dan Desa Kolese itu rusak sejak 2025 lalu dengan panjang sekitar 35 kilometer (km). Hingga kini, kondisinya belum diperbaiki.

“Longsor dari tahun lalu. Sangat parah karena gesekan air sehingga kondisi jalan banyak yang terbelah,” ucapnya kepada Kendariinfo saat ditemui di Muna, Senin (6/4/2026).

Kondisi jalan penghubung antara Desa Tampunabale dan Desa Kolese di Kecamatan Pasi Kolaga, Kabupaten Muna terputus akibat longsor.Kondisi jalan penghubung antara Desa Tampunabale dan Desa Kolese di Kecamatan Pasi Kolaga, Kabupaten Muna terputus akibat longsor. Foto: Istimewa. (2025).

Abdul menyebut, rusaknya jalan tersebut berdampak pada terhambatnya distribusi MBG ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Pasi Kolaga. Akibatnya, pengemudi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus memutar melalui jalur lain.

“Itu harus dia (pengemudi SPPG) putar ke kecamatan tetangga dia,” ungkapnya.

Dampak dari terputusnya jalan tersebut juga mengganggu aktivitas siswa di SMPN 1 Pasi Kolaga.

“Berakibat jalur jalan poros yang menuju SMPN 1 Pasi Kolaga kurang lebih 200 meter, sehingga anak-anak ke sekolah itu harus berhenti di ujung jalan yang rusak lalu kemudian berjalan kaki, itu pun jalan kakinya cukup tertantang karena jalannya pegunungan,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Muna, Mustajab, saat dikonfirmasi Kendariinfo melalui pesan WhatsApp terkait kondisi jalan tersebut, belum memberikan respons.

Post Views: 72

Read Entire Article
Rapat | | | |