Gerbang Wisata Kendari – Toronipa Kembali Rusak, Lubang Makin Besar dan Banyak

5 hours ago 1

Kendari – Kondisi Gerbang Wisata Kendari – Toronipa di Kelurahan Kendari Caddi, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali menjadi sorotan. Pantauan Kendariinfo, Rabu (8/4/2026) menunjukkan sejumlah bagian pilar gerbang mengalami kerusakan dengan lubang yang makin banyak dan ukurannya kian besar.

Tidak hanya satu titik, kerusakan terlihat di beberapa sisi pilar. Bahkan sebagian lubang tampak menganga, memperlihatkan bagian dalam material bangunan. Selain itu,beberapa permukaan gerbang juga dipenuhi lumut sehingga warna aslinya memudar dan membuat tampilan landmark tersebut terlihat kusam serta kurang terawat.

Padahal, pada September 2024 gerbang wisata ini telah mendapat perbaikan usai menjadi perhatian publik karena mengalami kerusakan yang sama, yakni berlubang di sejumlah bagian. Selain itu, bahan yang tampak seperti beton diketahui hanya dilapisi material GRC (Glassfibre Reinforced Concrete) atau papan semen. Pembangunan gerbang tersebut diketahui menelan anggaran sekitar Rp32 miliar.

Salah seorang warga, Dinda (24), menilai kondisi tersebut sangat disayangkan karena gerbang tersebut merupakan akses utama menuju destinasi wisata Pantai Toronipa. Menurutnya, kerusakan itu tidak mencerminkan citra kawasan wisata yang seharusnya indah.

Ia juga menyoroti aspek keamanan. Dinda mengaku masyarakat menjadi was-was saat melintasi gerbang, terlebih kondisi cuaca yang tidak menentu berpotensi menimbulkan bahaya jika ada material yang terlepas. Apalagi, di sekitar lokasi terdapat permukiman warga serta aktivitas pedagang yang cukup ramai.

“Selain nilai estetika, faktor keselamatan juga perlu diperhatikan. Apalagi banyak warga dan pengendara yang melintas setiap hari,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari, Ruslan, menilai kerusakan gerbang tersebut mencerminkan persoalan serius dalam pengelolaan anggaran. Ia menyebut proyek yang menelan dana puluhan miliar rupiah itu justru cepat rusak dan diduga tidak sesuai spesifikasi.

Menurutnya, persoalan ini bukan hanya teknis, tetapi berkaitan dengan tanggung jawab pengelolaan uang publik. Ia juga menyoroti proses penanganan hukum yang dinilai belum menunjukkan kejelasan, meskipun sejumlah saksi telah diperiksa.

Ruslan menegaskan aparat penegak hukum harus bekerja transparan dan profesional, serta membuka hasil audit kepada publik. Ia menambahkan, pihaknya bersama mahasiswa akan terus mengawal kasus tersebut agar ada pertanggungjawaban yang jelas.

“Kami tidak ingin proyek bermasalah berlalu tanpa kepastian. Ini menyangkut kepercayaan masyarakat,” pungkas Ruslan.

Usai Viral, Kondisi Gerbang Kendari – Toronipa Kini Terlihat Tanpa Lubang

Gerbang Wisata Kendari – Toronipa Disorot Warganet: Pilar Terlihat Seperti Beton, Ternyata Dalamnya Kosong

Post Views: 188

Read Entire Article
Rapat | | | |