Warga Perumahan A.S Tamrin Kendari Keluhkan Jalan Rusak hingga Ancaman Longsor

19 hours ago 10

Kendari – Warga Perumahan A.S Tamrin Residence di Jalan KS Tubun, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), mengeluhkan kondisi lingkungan dan bangunan rumah yang dinilai memprihatinkan meski baru ditempati sekitar dua tahun terakhir.

Keluhan warga mencakup jalan perumahan yang rusak, tembok rumah retak, air yang merembes dari dinding, hingga atap rumah yang disebut mudah terbuka saat diterpa angin kencang. Kondisi drainase juga disebut sering tersumbat sehingga memicu banjir ketika hujan turun.

Salah seorang warga, Riska Amelia (25), mengaku kecewa dengan kondisi rumah yang ditempatinya. Menurutnya, kerusakan demi kerusakan mulai muncul meski usia bangunan masih tergolong baru.

Kondisi permukiman warga di Perumahan A.S Tamrin Residence di Jalan KS Tubun, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).Kondisi permukiman warga di Perumahan A.S Tamrin Residence di Jalan KS Tubun, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa.

“Baru dua tahun tinggal, tapi kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Tembok mulai retak, kuseng pintu, dan jendela juga sudah lapuk. Kalau hujan deras, air masuk karena rembes dari dinding,” ungkap Riska kepada Kendariinfo, Kamis (7/5/2026).

Tak hanya itu, warga juga dihantui kekhawatiran terhadap tanah timbunan di bagian belakang perumahan yang dinilai rawan longsor saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

“Kalau hujan turun, kami was-was. Tanah timbunan di belakang itu sangat mengkhawatirkan. Jangan sampai longsor dan membahayakan rumah warga,” katanya.

Selain ancaman longsor, banjir juga menjadi persoalan yang terus berulang. Warga menilai sistem drainase di kawasan perumahan tidak berjalan maksimal karena saluran air kerap tersumbat.

Kondisi permukiman warga di Perumahan A.S Tamrin Residence di Jalan KS Tubun, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).Kondisi permukiman warga di Perumahan A.S Tamrin Residence di Jalan KS Tubun, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa.

“Setiap hujan deras pasti ada genangan. Drainase sering mampet dan air meluap ke jalan maupun halaman rumah,” tambahnya.

Warga mengaku telah berulang kali menyampaikan keluhan kepada pihak pengelola perumahan. Bahkan, komunikasi intens disebut sudah dilakukan dengan pihak Perumahan A.S Tamrin Residence melalui admin bernama Lia. Namun hingga kini, warga menilai belum ada langkah nyata maupun kepastian penyelesaian.

“Kami sudah sering koordinasi, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan. Keluhan hanya didengar tanpa solusi yang pasti,” ujar Riska.

Kondisi tersebut membuat warga berharap adanya perhatian serius dari pihak pengembang maupun instansi terkait. Mereka meminta perbaikan segera dilakukan sebelum kerusakan semakin parah dan membahayakan keselamatan penghuni perumahan.

Terpisah, Lia saat dikonfirmasi mengakui adanya permasalahan yang dikeluhkan warga. Ia mengeklaim telah berkoordinasi dengan pihak developer dan akan segera ditindaklanjuti.

“Jalanan, besok kita kerja. Kalau dinding dan koseng, itu ada garansi 3 bulan tapi sudah berakhir. Seharusnya itu menjadi tanggungjawab masing-masing user supaya merawat rumah masing-masing. Kalau selokan, itu karena mereka buang sampah sembarang makanya tersumbat,” pungkasnya.

Post Views: 38

Read Entire Article
Rapat | | | |