Nelayan Hilang di Perairan Lasalimu Buton Tak Kunjung Ditemukan, Pencarian Dilanjutkan Besok

22 hours ago 10

Buton – Operasi Search and Rescue (SAR) hari pertama terhadap Laode Biru (57), warga Desa Lasalimu, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Selasa (12/5/2026) belum membuahkan hasil.

Tim Rescue Pos SAR Wakatobi yang berposko di Desa Lasalimu dijadwalkan akan melanjutkan operasi pencarian pada hari berikutnya.

Berdasarkan rilis resmi Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Kendari, korban yang berprofesi sebagai nelayan itu dilaporkan pergi melaut di area perairan Lasalimu Selatan pada Senin (11/5), sekitar pukul 05.00 Wita. Saat itu, ia menggunakan sampan untuk pertama kalinya, berbeda dari biasanya yang kerap menggunakan longboat bermesin ketinting.

Namun, hingga keesokan harinya, ia tak kunjung kembali ke rumah. Ia kemudian dilaporkan hilang oleh Kepala Desa Lasalimu, Hanudin, ke Comm Centre Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kota Kendari, sekitar pukul 07.10 Wita.

Kabar hilangnya Biru pun langsung mendapat respons. Tim Rescue Pos SAR Wakatobi dikerahkan menuju lokasi kejadian pada pukul 07.30 Wita.

Komandan Pos Basarnas Wakatobi, Susandi Padli, mengatakan berdasarkan informasi dari nelayan setempat, kondisi perairan saat korban berangkat melaut awalnya masih tenang tanpa ombak maupun angin. Namun, tidak lama kemudian hujan deras turun disertai angin kencang.

“Malam itu sewaktu korban turun melaut, kondisi perairan sedang tidak berombak dan tidak berangin. Setelah beberapa saat korban turun, barulah terjadi hujan dan angin kencang,” ujar Susandi kepada Kendariinfo, Selasa (12/5).

Dalam beberapa hari terakhir, cuaca di wilayah tersebut dikabarkan tidak stabil dan sulit diprediksi. Pada suatu waktu, kondisi laut terlihat tenang, namun tiba-tiba cuaca dapat berubah memburuk.

“Info dari nelayan setempat, beberapa hari ini memang cuaca di perairan Lasalimu berombak dan angin kencang dari utara ke selatan. Menurut nelayan, untuk cuaca tidak menentu dalam beberapa hari ini. Kadang teduh, kadang kala cuaca tiba-tiba memburuk,” jelas Susandi.

Susandi mengatakan, Tim SAR gabungan berupaya melakukan pencarian secara maksimal dibantu warga setempat serta keluarga korban. Proses pencarian sempat terkendala hujan deras pada siang hari yang menyebabkan jarak pandang terbatas.

Saat hujan reda, pencarian kembali dilanjutkan sore hari dengan menyisir wilayah yang biasa dikunjungi korban untuk memancing. Namun, hingga operasi pencarian yang dilakukan sepanjang hari itu belum membuahkan hasil.

Adapun unsur yang ikut terlibat dalam proses pencarian tersebut, di antaranya Tim Rescue Basarnas, Pos Polair Buton, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buton.

Nelayan di Buton Dilaporkan Hilang saat Melaut di Perairan Lasalimu Selatan

Post Views: 24

Read Entire Article
Rapat | | | |