Warung Ayam Geprek di Konsel Dibobol Maling, 14 Tabung Gas Raib

9 hours ago 5

Konawe Selatan – Aksi pencurian 14 tabung gas di Warung Ayam Geprek Nafin, Desa Kota Bangun, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), terekam kamera pengawas (CCTV), Sabtu (9/5/2026), sekitar pukul 03.37 Wita.

Dalam rekaman CCTV, terlihat seorang pria keluar masuk warung tersebut sambil membawa tabung gas ukuran 3 kilogram. Dalam aksinya, ia memakai topi dan menutupi wajahnya dengan baju.

Pemilik warung, Tamara, mengatakan pencurian itu diketahui saat suaminya iseng mengecek CCTV usai keluar dari toilet. Kecurigaan suaminya muncul ketika melihat kucing mondar-mandir di dalam warung. Setelah dicek, pintu belakang warung ternyata dalam keadaan terbuka.

Aksi pencurian yang terekam CCTV di Warung Ayam Geprek Nafin, Desa Kota Bangun, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra).Aksi pencurian yang terekam CCTV di Warung Ayam Geprek Nafin, Desa Kota Bangun, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa. (9/5/2026).

“Jadi posisinya itu, suami saya jam tiga lewat, bangun kebelet mau buang air kecil. Setelah buang air kecil, iseng cek CCTV di warung. Jadi, pas dia buka itu, dia heran kenapa ada kucing keluar masuk, ternyata pintu belakang sudah terbuka,” ujar Tamara kepada Kendariinfo, Minggu (10/5).

Tamara yang sedang tertidur kemudian dibangunkan suaminya. Setelah rekaman CCTV ditelusuri pada menit-menit sebelumnya, keduanya melihat pria tersebut berada di dalam warung dan beraksi kurang lebih 30 menit.

“Saat itu dia langsung bangunkan saya. Saya bangun, saya cek undur CCTV ke beberapa menit sebelumnya, ternyata sudah terjadi pencurian. Jadi, pencuri itu kurang lebih setengah jam di dalam warung. Mulai dari depan dan di dapur,” jelas Tamara.

Selain membawa kabur tabung gas, pria tersebut juga menggasak uang pecahan Rp100 ribu di laci meja kasir. Uang itu rencananya akan digunakan sebagai uang kembalian untuk operasional warung keesokan paginya.

Saat kejadian, Tamara beserta suaminya sedang berada di rumah mereka di BTN Bumi Arum, Desa Kota Bangun. Sementara itu, di warungnya terdapat tiga karyawan perempuan serta seorang anak Tamara yang berusia enam tahun. Keempatnya tidak menyadari aksi pencurian tersebut karena tertidur lelap.

Akibat kejadian itu, Tamara mengalami kerugian sekitar Rp3 juta. Peristiwa itu pun dilaporkan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Ranomeeto untuk ditindaklanjuti.

Post Views: 2

Read Entire Article
Rapat | | | |