Kendari – Genangan banjir masih merendam ruas kawasan by-pass Jalan Brigjen M. Yoenoes, Kelurahan Lepolepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (11/5/2026) sore. Ketinggian air yang mencapai lutut orang dewasa membuat pengendara diminta tidak memaksakan diri melintas.
Berdasarkan pantauan Kendariinfo sekitar pukul 16.30 Wita, air masih menggenangi badan jalan dengan ketinggian sekitar 50 hingga 100 cm. Arus kendaraan dari arah Bundaran Pesawat menuju kawasan Honda Gratia maupun sebaliknya tampak melambat akibat kondisi tersebut.
Aparat kepolisian terlihat berjaga di sekitar lokasi sambil memasang rambu-rambu peringatan bagi pengendara. Sejumlah kendaraan roda dua memilih putar balik karena khawatir mesin mati saat menerobos banjir.
Sejumlah kendaraan berukuran besar masih melintas di kawasan jalan by-pass Jalan Brigjen M. Yoenoes, Kelurahan Lepolepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari saat kondisi air masih cukup tinggi. Foto: Kendariinfo. (11/5/2026).Sementara, Kasat Lantas Polresta Kendari, AKP Kevin Fahri Ramadhan, mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa memperhatikan arahan dari petugas,” kata Kevin saat dikonfirmasi Kendariinfo, Senin (11/5/2026).
Ia mengatakan kawasan by-pass masih berisiko dilintasi kendaraan karena genangan air belum surut sepenuhnya. Pengendara, khususnya kendaraan kecil dan bodi rendah, diminta tidak nekat melintas.
“Terutama di jalan by-pass dari arah Bundaran Pesawat menuju Honda Gratia maupun sebaliknya karena masih ada genangan air dengan tinggi 50 sampai 100 sentimeter,” ujarnya.
Di tengah kondisi banjir, sejumlah warga tampak berupaya mengurangi debit air yang masuk ke permukiman sekitar. Mereka membuka bagian trotoar untuk memperlancar aliran air agar tidak makin meluas ke rumah warga.
Aktivitas warga tersebut dilakukan di bawah pengawasan aparat kepolisian yang berjaga di lokasi. Beberapa warga terlihat menggunakan alat seadanya untuk membongkar bagian trotoar agar air lebih cepat mengalir ke drainase.
Meski genangan masih cukup tinggi, sejumlah pengendara sepeda motor dan mobil tetap nekat menerobos banjir. Mereka melaju perlahan sambil menjaga keseimbangan agar kendaraan tidak mogok di tengah jalan.
Situasi di kawasan tersebut hingga sore hari masih dipadati kendaraan. Polisi pun terus mengingatkan masyarakat agar mengutamakan keselamatan dan mencari jalur alternatif sementara waktu sampai kondisi banjir benar-benar surut.
Banjir Lumpur Rendam Sepanjang Jalan By-pass Kendari, Lalu Lintas Macet
Post Views: 21

3 hours ago
1













































