Grup Musik Wakatobi, Djaya Abadi Groep Rilis Singel Kedua “Maimo Motaamo Na Kopi”

1 hour ago 1

Wakatobi – Grup musik (ben) asal Kabupaten Wakatobi, Djaya Abadi Groep, resmi merilis singel kedua berjudul “Maimo Motaamo Na Kopi” di seluruh platform musik digital pada Sabtu (9/5/2026).

Uniknya, judul lagu itu diambil dari bahasa daerah setempat yang artinya, “Mari, Kopi Sudah Masak”. Frasa yang disebutkan berulang kali dalam lirik menjadi bagian paling ikonik dari lagu berbahasa campuran Indonesia-daerah tersebut.

Lagu bergenre punk rock ini diproduksi di Roemah Wawa, studio rekaman lokal yang berlokasi di Jalan Lariangi, Kelurahan Pongo, Kecamatan Wangiwangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Produser Djaya Abadi Groep, La Ode Syarwan Faridi (baju putih), bersama Vokalis La Ode Arsyi Arrayan (baju merah).Produser Djaya Abadi Groep, La Ode Syarwan Faridi (baju putih), bersama Vokalis La Ode Arsyi Arrayan (baju merah). Foto: Istimewa.

Pemilik studio sekaligus Produser Djaya Abadi Groep, La Ode Syarwan Faridi, mengatakan lagu tersebut terinspirasi dari candaan atau kode khusus anak-anak studio musik yang kerap dilontarkan sebagai ajakan latihan atau nongkrong sembari minum kopi.

“Lagu ini terinspirasi dari candaan atau kode khusus anak-anak di studio musik Mars Musik Dulu. Biasanya dipakai untuk ajakan latihan atau nongkrong bahas musik. Puluhan tahun berlalu, kode khusus itu tetap terbawa sampai sekarang dan akhirnya diabadikan dalam lirik sebuah lagu,” ujarnya kepada Kendariinfo, Senin (11/5/2026).

Proses penggarapan lagu memakan waktu sekitar satu tahun, yakni sejak 2025 hingga 2026. Mulanya, lagu tersebut dibuat dalam beberapa aransemen yang kemudian direvisi berkali-kali hingga terjadi perubahan lirik. Adapun revisi lirik dibantu vokalis Djaya Abadi Groep, La Ode Arsyi Arrayan.

“Untuk artinya, kalau saya artikan, ‘Mari Kopinya Sudah Siap’. Cuma saya sebagai produser, Arsyi sebagai penulis lirik dan vokalis. Hanya berdua. Selain itu, yang bantu, ya semua fasilitas di Roemah Wawa dan karunia dari Allah Swt.,” tutur Syarwan.

Usai semuanya rampung, Arsyi memilih 9 Mei sebagai waktu perilisan, bertepatan dengan hari ulang tahun (HUT) Syarwan. Syarwan menambahkan, 2026 ini direncanakan akan menjadi momentum perilisan extended play (EP) pertama yang berisi lima lagu karya Djaya Abadi Groep.

“Rencana tahun ini, insyaallah Djaya Abadi Groep mau rilis EP pertamanya berisi lima lagu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Djaya Abadi Groep juga merilis singel pertama yang berjudul “Lupa Sarapan Pagi”. Lagu debut perdana itu ditulis oleh Arsy dan dirilis pada 2024.

Post Views: 0

Read Entire Article
Rapat | | | |