Mantan Karyawan Beralih Profesi Jadi Agen BRILink Konsel, Kini Lebih Mandiri dan Punya Waktu untuk Keluarga

4 weeks ago 33

Konawe Selatan – Zainal (36), warga Desa Tanjung Tiram, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya sebagai karyawan perusahaan dan beralih menjadi agen BRILink. Keputusan tersebut diambil karena ia merasa lebih nyaman memiliki usaha sendiri dibandingkan bekerja untuk orang lain.

“Kalau kerja dengan orang lain, kita hanya membantu mereka makin kaya. Itu yang membuat saya berani mengambil langkah untuk punya usaha sendiri, supaya bisa mandiri dan punya bisnis pribadi,” ujar Zainal, Selasa (4/3/2025).

Zainal mulai bergabung sebagai agen BRILink sejak 2022, saat dirinya masih bekerja di sebuah perusahaan pembangkit listrik. Selama bekerja, ia menyisihkan sebagian penghasilannya untuk modal usaha. Setelah dana yang dibutuhkan terkumpul, ia pun yakin untuk mengundurkan diri dan fokus menjalankan bisnisnya secara penuh.

Hayati Link agen BRILink di Desa Puasana, Konsel.Hayati Link agen BRILink di Desa Puasana, Konsel. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (4/3/2025).

Saat ini, ia telah memiliki dua cabang BRILink. Satu cabang dikelola oleh istrinya, sementara cabang lainnya di Desa Puasana, yang masih berada di Kecamatan Moramo Utara, ia jalankan sendiri. Meskipun omzetnya belum terlalu besar, Zainal mengaku bahwa penghasilannya lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

“Keuntungan punya usaha sendiri itu salah satunya adalah kita punya lebih banyak waktu untuk keluarga, dan juga bisa belajar hal-hal baru,” tambahnya.

Menurutnya, menjadi agen BRILink menawarkan banyak keuntungan bagi pelaku usaha maupun masyarakat sekitar. Salah satu manfaat utama adalah mendapatkan komisi dari setiap transaksi yang dilakukan melalui layanan ini. Dengan begitu, agen dapat memperoleh penghasilan tambahan secara rutin tanpa harus mengeluarkan modal besar.

“Sistem komisi ini juga mendorong kami untuk lebih aktif dalam mempromosikan layanan BRILink kepada pelanggan,” lanjutnya.

Selain itu, menjadi agen BRILink dapat membantu menarik pelanggan baru ke tempat usaha yang sudah ada. Misalnya, jika seseorang memiliki warung atau toko kelontong, kehadiran layanan perbankan ini bisa membuat lebih banyak orang datang untuk bertransaksi. Hal ini secara tidak langsung akan meningkatkan omzet usaha karena pelanggan yang datang untuk melakukan transaksi juga berpotensi membeli produk lain yang dijual di toko tersebut.

Keuntungan lainnya adalah agen dapat menjual produk asuransi serta investasi dari BRI. Dengan adanya layanan tambahan ini, agen tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan perbankan, tetapi juga sebagai perantara produk keuangan yang bermanfaat bagi masyarakat. Hal ini membuka peluang bagi agen untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari komisi penjualan produk keuangan tersebut.

Selain memberikan manfaat bagi agen, kehadiran BRILink juga sangat membantu masyarakat, terutama di daerah terpencil. Tidak semua wilayah memiliki akses mudah ke kantor cabang bank, sehingga layanan BRILink menjadi solusi bagi mereka yang ingin melakukan transaksi perbankan tanpa harus pergi jauh. Dengan adanya agen BRILink, masyarakat dapat lebih mudah melakukan berbagai transaksi seperti tarik tunai, transfer, pembayaran tagihan, dan pembelian pulsa.

Secara keseluruhan, menjadi agen BRILink memberikan berbagai keuntungan baik dari segi finansial maupun sosial. Agen mendapatkan tambahan penghasilan, memperluas jangkauan bisnis, serta berkontribusi dalam meningkatkan inklusi keuangan di daerah yang belum terjangkau layanan perbankan.

“Saya rasa menjadi agen BRILink adalah pilihan yang tepat bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan bisnis sekaligus membantu masyarakat memperoleh akses ke layanan keuangan yang lebih mudah,” imbuhnya.

Keputusannya untuk menjadi agen BRILink bukan hanya membawa manfaat bagi dirinya, tetapi juga bagi masyarakat sekitar. Dengan hadirnya layanan ini di Desa Tanjung Tiram, warga desa kini lebih mudah melakukan transaksi perbankan tanpa harus pergi jauh ke kota.

Post Views: 93

Read Entire Article
Rapat | | | |