Korsleting Listrik Diduga Picu Rumah Warga di Basala Konsel Terbakar, Kerugian Rp250 Juta

17 hours ago 7

Konawe Selatan – Sebuah rumah panggung milik Kamaruddin (49), warga Dusun II, Desa Polopololi, Kecamatan Basala, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), terbakar pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 17.00 Wita.

Kasi Humas Polres Konsel, Iptu Komang Budayana mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi sekaligus istri Kamaruddin, bernama Nurwahida yang saat itu berada di dalam rumah.

“Setelah selesai mencuci piring, saksi membuka gorden kamar dan melihat percikan api dari colokan kipas angin. Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan,” kata Komang, Minggu (9/8) malam.

Mendengar teriakan tersebut, keluarga Kamaruddin bernama Hasan yang berada di kolong rumah langsung naik ke dalam rumah. “Saat naik ke dalam rumah, Hasan melihat api telah membesar di bagian kamar,” lanjutnya.

Warga kemudian berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Meski api belum berhasil dipadamkan, warga berupaya mencegah kobaran api merembet ke rumah di sekitar lokasi.

Komang menuturkan, personel piket Polsek Basala menerima laporan kebakaran sekitar pukul 18.00 Wita dan langsung menuju lokasi. “Personel mendatangi lokasi untuk membantu proses pemadaman dan mengamankan area sekitar,” ujarnya.

Sekitar pukul 18.30 Wita, tim Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kabupaten Konsel tiba di lokasi. Pemadaman kemudian dilakukan bersama personel kepolisian dan warga. Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 20.00 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Namun, kebakaran menghanguskan sejumlah barang milik korban. Di antaranya uang tunai sekitar Rp17 juta, sertifikat tanah, BPKB sepeda motor, dokumen pendidikan, berkas setoran haji, perabot rumah tangga, pupuk, semen, hingga perlengkapan pertanian.

“Kerugian materiel ditaksir kurang lebih Rp250 juta,” jelas Komang.

Berdasarkan keterangan awal saksi, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari colokan kipas angin. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam pendalaman.

“Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang berasal dari colokan kipas angin,” lanjutnya.

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, meminta keterangan sejumlah saksi, serta melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali api.

Komang mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam menggunakan instalasi listrik dan peralatan elektronik di rumah. “Pastikan instalasi listrik dan peralatan elektronik dalam kondisi baik untuk mencegah terjadinya kebakaran,” pungkasnya.

Terpisah, Komandan Operasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Konsel, Akbar, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran tersebut pada pukul 18.32 Wita. “Begitu laporan diterima, personel langsung bergerak menuju lokasi,” kata Akbar.

Satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit kendaraan komando kemudian diberangkatkan pada pukul 18.33 Wita dan tiba di lokasi sekitar pukul 18.57 Wita. “Petugas langsung melakukan pemadaman terhadap rumah milik Kamaruddin,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, kata Akbar, api diduga pertama kali muncul akibat korsleting listrik dari kipas angin yang berada di dalam kamar. Api kemudian merembet ke kasur yang berada di dekatnya.

“Api kemudian merembet ke kasur yang berada di dekatnya dan membakar plafon yang terbuat dari kain, sehingga api cepat membakar bagian atas rumah,” jelasnya.

Akbar mengatakan, proses pemadaman turut mendapat dukungan dari unsur TNI, Polri, Dinas Sosial (Dinsos), serta masyarakat setempat. Setelah dilakukan pemadaman dan overhaul, kondisi di lokasi kemudian dinyatakan aman.

Post Views: 10

Read Entire Article
Rapat | | | |