Wujud Sapi Kurban Presiden Prabowo untuk Warga Kendari, Bobotnya Capai 940 Kilogram

4 hours ago 4

Kendari – Seekor sapi kurban berbobot 940 kilogram milik Presiden RI Prabowo Subianto resmi diserahkan kepada masyarakat Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menjelang Iduladha 2026. Sapi jenis limousin dengan ukuran nyaris menyentuh satu ton itu menjadi perhatian saat tiba di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Ruminansia di Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, Selasa (26/5/2026).

Sapi berwarna cokelat tua itu terlihat memiliki bobot yang sangat besar. Sapi tersebut berjenis kelamin jantan. Hewan kurban tersebut diketahui berasal dari Desa Watabenua, Kecamatan Landono, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) dengan nilai mencapai Rp90 juta.

Penyerahan bantuan masyarakat (Banmas) Presiden dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran kepada pengurus RPH Ruminansia sebelum nantinya didistribusikan kepada warga penerima di Kelurahan Lapulu.

Wujud sapi limousin dari Presiden Prabowo di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Ruminansia di Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).Wujud sapi limousin dari Presiden Prabowo di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Ruminansia di Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (26/5/2026).

Ukuran tubuh sapi berwarna cokelat itu tampak jauh lebih besar dibanding sapi kurban lain yang berada di area RPH. Bobotnya yang mencapai 940 kilogram membuat sapi bantuan presiden tersebut menjadi salah satu hewan kurban terbesar yang masuk ke Kota Kendari tahun ini.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran mengatakan sapi kurban dari Presiden Prabowo akan diprioritaskan untuk masyarakat Kota Kendari, khususnya warga di Kelurahan Lapulu.

Ia menyebut bantuan itu menjadi bentuk perhatian presiden kepada masyarakat di daerah, sekaligus momentum berbagi menjelang Iduladha.

“Secara simbolis tadi kami sudah menyerahkan sapi kurban dari Bapak Presiden Prabowo untuk masyarakat Kota Kendari. Nantinya distribusi difokuskan ke warga di Kelurahan Lapulu,” katanya usai penyerahan sapi di RPH Ruminansia Anggoeya.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat menyerahkan sapi limousin dari Presiden Prabowo di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Ruminansia di Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat menyerahkan sapi limousin dari Presiden Prabowo di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Ruminansia di Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (26/5/2026).

Menurut Siska, daging kurban dari sapi tersebut direncanakan dibagikan kepada sekitar 60 penerima manfaat. Jika nantinya terdapat kelebihan distribusi, pemerintah akan menyalurkan kembali kepada masyarakat lain yang membutuhkan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas bantuan hewan kurban yang diberikan kepada warga Kendari tahun ini.

“Kami atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Kendari mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas perhatian dan bantuan sapi kurban untuk masyarakat,” ujarnya.

Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Ruminansia di Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Ruminansia di Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (26/5/2026).

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari, Imran Ismail menjelaskan sapi bantuan Presiden merupakan jenis limousin dengan bobot mendekati satu ton.

Menurutnya, sapi tersebut akan disalurkan melalui Masjid Baitul Mukmin di Kelurahan Lapulu dan dagingnya dibagikan kepada puluhan kepala keluarga.

“Jenis sapinya limousin dengan berat 940 kilogram, nyaris satu ton. Rencananya akan disalurkan ke Kelurahan Lapulu dengan penerima melalui Masjid Baitul Mukmin untuk sekitar 60 kepala keluarga,” jelasnya.

Selain sapi bantuan presiden, aktivitas pemotongan hewan kurban di RPH Anggoeya juga mulai meningkat. Hingga Selasa siang, tercatat sekitar 50 ekor sapi telah masuk ke lokasi pemotongan.

Imran mengatakan puluhan sapi tersebut berasal dari berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah hingga organisasi masyarakat yang menyalurkan hewan kurban mereka melalui RPH milik Pemkot Kendari.

Untuk mengantisipasi kepadatan proses penyembelihan, pemotongan hewan kurban tidak dilakukan sekaligus dalam satu hari. RPH menjadwalkan proses penyembelihan berlangsung selama tiga hari.

“Di RPH ini sudah ada sekitar 50 ekor sapi yang akan dipotong. Hewan kurban berasal dari berbagai instansi pemerintah maupun ormas. Penyembelihan nantinya dilakukan bertahap selama tiga hari,” pungkasnya.

Post Views: 15

Read Entire Article
Rapat | | | |