Kendari – Wahid Ahdiansyah (16), siswa SMKN 4 Kendari, meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas sehari sebelum dirinya dijadwalkan bertugas sebagai anggota Paskibraka pada upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI) di sekolahnya.
Wahid meninggal setelah sepeda motor Honda Beat yang dikendarai bertabrakan dengan mobil dump truk di Jalan Poros Kendari – Moramo, Kelurahan Lalowaru, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 15.00 Wita.
Siswa kelas XI TKJ B tersebut seharusnya menjalankan tugas sebagai anggota Paskibraka pada upacara peringatan kemerdekaan di SMKN 4 Kendari, Senin (17/8). Namun, tugas yang telah dipersiapkannya melalui latihan itu tidak sempat dijalankan.
Guru SMKN 4 Kendari, Akbar Maruf, mengatakan Wahid Ahdiansyah merupakan siswa pekerja keras. Ia menyebut Wahid menunjukkan semangat tinggi sejak mengikuti seleksi hingga akhirnya terpilih menjadi anggota Paskibraka sekolah.
“Anak ini latihannya sangat semangat. Informasi dari seniornya, pengalaman mengibar ini seharusnya menjadi pengalaman perdananya karena selama ini dia belum pernah mengibarkan,” kata Akbar.
Menurut Akbar, Wahid sangat menantikan kesempatan pertamanya mengibarkan bendera Merah Putih. Ia juga menunjukkan daya juang tinggi selama menjalani latihan bersama anggota Paskibraka lainnya.
“Semangatnya sangat menggebu-gebu untuk bisa mengibar,” ujarnya.
Namun, kesempatan tersebut tidak sempat dijalani Wahid. Ia justru mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan bersama Syawal (19) menggunakan sepeda motor Honda Beat hitam bernomor polisi DT 5053 BS. Wahid mengendarai motor tersebut dengan membonceng Syawal. Keduanya bergerak dari arah Moramo menuju Kendari.
Kasat Lantas Polres Konsel AKP Muhlisi mengatakan, saat melintas di Kelurahan Lalowaru, Wahid kehilangan kendali sehingga sepeda motor yang dikendarainya bergerak ke jalur kanan.
Pada saat bersamaan, mobil dump truk Hino Dutro hijau bernomor polisi DT 8237 BA yang dikemudikan Rusdi (36) datang dari arah berlawanan.
“Sepeda motor tersebut berbenturan pada sisi kanan (besi safety) mobil yang dikemudikan oleh Rusdi sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas jalan,” kata Muhlisi dalam laporannya, Minggu (16/8).
Akibat kecelakaan tersebut, Wahid mengalami fraktur terbuka pada kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara Syawal mengalami luka robek pada kepala bagian belakang dan luka robek pada kaki kanan. Ia juga meninggal dunia di lokasi kejadian.
Polisi kemudian mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga mencatat identitas saksi dan korban serta mengamankan barang bukti.
Dari hasil olah TKP, polisi menemukan pecahan kap dan kaca spion kendaraan serta bercak darah di lokasi kejadian. Kondisi jalan saat kecelakaan juga lurus dan beraspal serta berada di sekitar permukiman penduduk.
Kecelakaan Maut di Jalan Poros Kendari – Moramo, 2 Orang Meninggal
Post Views: 6

1 day ago
12
















































