Buton Selatan – Seorang wanita berinisial WR (42) ditemukan meninggal dunia setelah terlilit ular piton dalam kawasan kebun miliknya di Desa Poogalampa, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara (Sultra).
Berdasarkan rilis resmi Kepolisian Resor Buton, korban sehari-hari bekerja sebagai petani. Peristiwa itu bermula saat ia pergi ke kebunnya sekitar pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 08.00 Wita.
Akan tetapi, hingga pukul 18.15 Wita, WR belum juga pulang. Menyadari hal itu, Ibu WR, berinisial WA kemudian berupaya mencari keberadaan putrinya bersama putra korban, LR.
Wanita berinisial WR (42) dalam keadaan meninggal dunia setelah terlilit ular piton di Desa Poogalampa, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa.Dalam perjalanan sekitar 100 meter dari kebun korban, WA dan LR hanya menemukan bakul milik korban yang sudah tergeletak di jalan setapak. Merasa ada yang aneh, LR kembali pulang mencari bantuan dan bertemu kakak korban, LM.
LM kemudian turut melakukan pencarian. Ia sontak menemukan korban dalam keadaan terlilit seekor ular piton. Saat itu, LM pun mengambil parang dan memotong kepala ular, sehingga lilitannya terlepas.
Saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Buton, Iptu Anwar, menyampaikan belum mengetahui pasti penyebab tewasnya korban. Namun, usai terlilit, korban ditemukan dalam kondisi denyut nadi terhenti serta tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
“Infonya hanya seperti itu kronologinya,” ujar Iptu Anwar kepada Kendariinfo, Sabtu (6/6).
Dalam video yang pertama kali diunggah akun Facebook Laode Ilhamsyah pada Jumat (5/6), sejumlah warga terlihat mengevakuasi jasad korban menggunakan sarung. Sementara itu, kondisi badan ular yang kepalanya terpenggal masih tampak bergerak di atas rerumputan.
Ilhamsyah menyebut korban dimakamkan pada Sabtu (6/6). “Hari ini, insyaallah,” ujarnya kepada Kendariinfo.
Post Views: 27

8 hours ago
6















































