Kendari – Siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) berinisial AKS (12) alias Bunga (nama samaran) yang menjadi korban pencabulan anggota TNI di Kodim 1417/Kendari mengalami depresi. Ia mengurung diri dalam kamar, sering melukai diri dengan mencakar-cakar tubuhnya, dan kerap menangis histeris ketakutan.
Bibi korban berinisial VN, mengatakan korban dan keluarganya tinggal di perumahan terduga pelaku yang ada di Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra). Namun ketika kasus ini bergulir mereka meninggalkan rumah tersebut dan tinggal di rumah nenek korban yang ada di Kota Kendari.
Selama di rumah neneknya, kata VN, korban takut keluar rumah dan memilih mengurung diri di dalam kamar. Saat didampingi keluarga, korban hanya merenung dan enggan bercerita.
Korban berinisial AKS (12) alias Bunga (nama samaran), saat menangis histeris ketakutan dan melukai diri di rumah neneknya di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa. (4/5/2026).Namun saat sendirian dalam kamar, korban merenung, menangis histeris ketakutan, bahkan nekat mencakar-cakar badannya hingga luka-luka.
“Kondisi korban semakin parah karena depresi berat dengan mencakar-cakar tubuhnya dan menangis histeris ketakutan,” katanya kepada Kendariinfo, Minggu (3/5/2026).
Lanjut VN, mereka sangat prihatin dengan keadaan korban. Sejumlah pendampingan telah dilakukan oleh psikolog anak namun hingga kini upaya itu belum juga membuahkan hasil maksimal.
“Sudah ada pendampingan dari psikolog anak, tapi belum ada perubahan, makanya rutin didampingi dan mudah-mudahan ada perkembangan yang lebih baik,” bebernya.
VN juga mengaku, pihak TNI telah mengajukan permintaan untuk membesuk dan mendampingi korban namun keluarga masih menolak sebab korban ketakutan dengan kehadiran orang baru di sekitarnya.
“Kemarin mereka mau datang tapi kami keluarga korban takut karena korban masih depresi berat,” tuturnya.
Saat ini, pihak keluarga masih berkoordinasi dengan psikolog agar kondisi mental korban bisa segera pulih. Mereka juga berharap agar Sertu Majib Bone segera ditangkap agar korban tak terus-menerus ketakutan.
Anggota TNI di Kodim Kendari Buronan Kasus Pencabulan Siswi ternyata Masih Keluarga Korban
Post Views: 0

19 hours ago
9












































