Kendari – Pelarian oknum TNI AD Kodim 1417/Kendari, Sertu Majid Bone, akhirnya berakhir setelah buron selama kurang lebih satu bulan. Terduga pelaku kasus pencabulan terhadap siswi sekolah dasar (SD) itu dikabarkan berhasil ditangkap tim gabungan di wilayah pesisir timur Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), tepatnya di Kabupaten Bone.
Informasi penangkapan tersebut dibenarkan Komandan Denpom XIV/3 Kendari, Letkol CPM Haryadi Budaya Pela, saat dikonfirmasi, Selasa (19/5/2026).
“Iya. Betul mas. Hasil pengejaran kita alhamdulillah sudah ketangkap mas,” ujarnya singkat.
Komandan Denpom XIV/3 Kendari, Letkol CPM Haryadi Budaya Pela. Foto: Herlis Ode Mainuru/Kendariinfo. (1/5/2026).Meski demikian, pihak Denpom belum membeberkan perkembangan terbaru terkait proses hukum terhadap Sertu Majid Bone. Saat ini, ia masih menjalani pemeriksaan intensif di Kabupaten Bone.
Sertu Majid Bone disebut sempat mencoba melarikan diri saat hendak diamankan tim gabungan, pada Senin (18/5). Aparat kemudian melakukan pengepungan di lokasi pelarian hingga akhirnya berhasil menangkap kembali terduga pelaku.
Kasus ini bermula dari dugaan pencabulan terhadap seorang siswi SD di Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), yang terjadi pada 14 April 2026 lalu.
Sehari setelah dugaan peristiwa itu mencuat, Sertu Majid Bone diketahui melarikan diri saat tengah menjalani pemeriksaan di Kodim 1417/Kendari. Sejak saat itu, aparat gabungan melakukan pencarian terhadap pelaku hingga akhirnya berhasil ditangkap di Kabupaten Bone.
Hingga kini, kasus tersebut masih didalami. Pihak Denpom XIV/3 Kendari belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait kemungkinan proses penahanan maupun sanksi hukum yang akan dijatuhkan terhadap pelaku.
Post Views: 34

1 day ago
14














































