Alasan Ekonomi, IRT di Kendari Nekat Gelapkan 5 Unit Mobil Rental

11 hours ago 9

Kendari – Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial F di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), nekat menggelapkan lima unit mobil rental milik sejumlah pengusaha rental.

Aksi tersebut diduga dilakukan karena alasan ekonomi. Pasalnya, F mengaku sudah tidak lagi memiliki suami yang menafkahinya.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sultra, Kombes Pol Wisnu Wibowo, mengatakan terduga pelaku diamankan oleh Tim Unit II Subdit II Ditreskrimum pada Minggu (7/6/2026).

Barang bukti mobil rental diamankan di Polda Sultra, yang digadai ibu rumah tangga (IRT) di Kota Kendari berinisial F.Barang bukti mobil rental diamankan di Polda Sultra, yang digadai ibu rumah tangga (IRT) di Kota Kendari berinisial F. Foto: La Ode Muhammad Ismail/ Kendariinfo. (10/6/2026).

“Minggu kemarin kami mengamankan seorang pelaku yang melakukan penggelapan mobil milik usaha rental di Kendari. Kendaraan yang disewa tersebut digunakan beberapa hari sebelum kemudian digelapkan,” ujarnya saat ditemui awak media di Mapolda Sultra, Rabu (10/6).

Menurut dia, berdasarkan pengakuan F, mobil-mobil yang dirental tersebut kemudian digadaikan kepada sejumlah orang dengan nilai antara Rp100 juta hingga Rp150 juta. Uang hasil gadai itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, Ketua DPW Asosiasi Rental Mobil Sulawesi Tenggara (Sultra), Zul Fiqih, menjelaskan bahwa modus yang digunakan pelaku berinisial F adalah menyewa kendaraan dengan pembayaran yang berjalan lancar pada awal masa rental.

Namun, setelah beberapa hari, pelaku mulai menunggak pembayaran hingga akhirnya tidak lagi memenuhi kewajibannya sesuai perjanjian yang telah disepakati. Modus tersebut dilakukan pelaku terhadap lima unit mobil rental yang disewa pada waktu berbeda.

“Ini satu pelaku tetapi beda-beda waktu. Ada yang 15 hari, ada yang sampai 4 bulan baru ketahuan. Ternyata mobil itu digadaikan,” ungkapnya.

Menurutnya, kendaraan-kendaraan tersebut digadaikan pelaku di wilayah Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan untuk mengungkap lebih jauh kasus tersebut.

Post Views: 7

Read Entire Article
Rapat | | | |