Abdul Rajab Saputra Jadi Ketua Harian DPP GPM 2026 – 2030, Pemuda Sultra Titip Harapan Besar

9 hours ago 5

Kendari – Abdul Rajab Saputra ditunjuk sebagai Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) periode 2026 – 2030 dalam kongres yang berlangsung di Istana Agung Jimbarwana, Rabu (17/6/2026).

Amanah yang diberikan melalui Surat Keputusan DPP GPM Nomor 001/1.2/DPP.GPM/VI/2026 itu dinilai menjadi momentum penting bagi organisasi untuk makin berkembang di tingkat nasional.

Sejumlah tokoh kepemudaan berharap kehadiran Rajab di jajaran pimpinan pusat mampu memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas jaringan kader, sekaligus menjadikan GPM lebih adaptif terhadap tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat.

Ketua PKC PMII Sulawesi Tenggara (Sultra), Awaludin Sisila, menyampaikan ucapan selamat atas amanah yang diterima Rajab. Menurutnya, posisi tersebut merupakan kepercayaan besar yang harus dijawab dengan kerja nyata dan kepemimpinan yang progresif.

“Saya mengucapkan selamat kepada Saudara Abdul Rajab Saputra. Amanah ini adalah kepercayaan besar sekaligus tantangan besar. Kami berharap beliau mampu membawa GPM memasuki babak baru yang lebih progresif, lebih produktif, dan lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya kepada Kendariinfo.

Awaludin menilai terpilihnya Rajab menjadi bukti bahwa kader muda asal daerah memiliki kapasitas untuk mengambil peran strategis di tingkat nasional. Ia berharap momentum tersebut dapat dimanfaatkan untuk menghadirkan program-program yang memberikan dampak luas bagi organisasi maupun masyarakat.

Menurutnya, GPM perlu makin dikenal melalui gagasan dan kontribusi nyata. Ia juga meyakini Rajab memiliki peluang untuk meninggalkan jejak kepemimpinan yang positif bagi kader-kader GPM di seluruh Indonesia.

“Harapan kami sederhana tetapi besar. GPM harus makin terdengar suaranya, makin terasa manfaatnya, dan makin kuat pengaruhnya. Rajab memiliki kesempatan untuk meninggalkan warisan kepemimpinan yang akan dikenang oleh kader-kader GPM di seluruh Indonesia,” katanya.

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda, mulai dari persoalan lapangan pekerjaan, kualitas pendidikan hingga kepemimpinan, Awaludin memandang GPM membutuhkan sosok yang mampu menyatukan potensi kader sekaligus menghadirkan agenda organisasi yang relevan.

“Jabatan Ketua Harian DPP bukan sekadar posisi struktural. Itu adalah ruang pengabdian dan ruang pembuktian. Kami berharap Saudara Rajab mampu menjadikan GPM sebagai rumah besar kader-kader muda yang siap berkontribusi bagi bangsa dan negara,” tegasnya.

Senada dengan itu, Koordinator Badan Pemantau Pemilu Gerakan Pemuda Marhenis (Dantau) GPM Sultra, Abdul Rachman R., mengatakan penunjukan Rajab membuka peluang besar bagi organisasi untuk mempercepat pertumbuhan dan memperkuat eksistensinya di tingkat nasional.

“Kami percaya Saudara Rajab memiliki pengalaman, jaringan, dan kapasitas yang cukup untuk membawa GPM berkembang lebih jauh. Tantangan ke depan memang tidak ringan, tetapi justru di situlah kualitas kepemimpinan akan diuji,” ujarnya.

Ia menambahkan, kader GPM di daerah berharap kepemimpinan baru mampu mempererat hubungan antara pengurus pusat dan daerah sehingga seluruh potensi organisasi dapat bergerak secara bersama-sama.

“Kami ingin melihat GPM bertumbuh, bukan berjalan di tempat. Kami ingin melihat kaderisasi yang lebih kuat, ekspansi organisasi yang lebih luas, dan program-program yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Harapan itu kini berada di pundak Ketua Harian DPP yang baru,” katanya.

Bagi Abdul Rachman, pengangkatan Rajab bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga peluang bagi GPM untuk menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi kepemudaan yang tetap relevan di tengah perubahan zaman.

“Ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari pembuktian. Banyak kader menaruh harapan agar kepemimpinan Saudara Rajab mampu membawa GPM menjadi organisasi yang lebih besar, lebih solid, dan lebih berpengaruh di Indonesia,” tutupnya.

Penunjukan Abdul Rajab Saputra sebagai Ketua Harian DPP GPM periode 2026 – 2030 pun memunculkan optimisme sekaligus harapan besar dari kalangan pemuda Sultra. Kini, perhatian tertuju pada bagaimana amanah tersebut diwujudkan melalui program dan kerja organisasi yang memberikan dampak nyata bagi kader maupun masyarakat luas.

Post Views: 20

Read Entire Article
Rapat | | | |