Kemenhaj Sultra Temui Keluarga Jemaah Haji asal Konsel yang Wafat di Tanah Suci

2 hours ago 3

Konawe Selatan – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Tenggara (Sultra) menemui keluarga jemaah haji asal Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Siti Asiah, yang wafat di Tanah Suci saat menjalankan ibadah haji.

Dalam kunjungan yang dilakukan pada Kamis (4/6/2026) itu, rombongan menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan sekaligus memberikan dukungan moral di tengah suasana duka.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kemenhaj Sultra, Muhammad Lalan Jaya, mengatakan kehadiran pihaknya merupakan bentuk empati dan kebersamaan terhadap keluarga jemaah yang meninggal dunia saat menjalankan rukun Islam kelima tersebut.

“Alhamdulillah hari ini kami bisa berkunjung ke rumah keluarga almarhumah yang meninggal pada 28 Mei kemarin saat melaksanakan ibadah haji. Kami atas nama Kementerian Haji dan Umrah Sultra bersama jajaran hadir untuk berbagi duka dengan menemui keluarga,” katanya.

Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.

Menurutnya, kepergian almarhumah merupakan takdir yang telah ditetapkan Allah Swt. sehingga keluarga diharapkan dapat menerima dengan penuh keikhlasan.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan keimanan dan kesabaran untuk menerima takdir Allah ini. Mudah-mudahan doa kami semuanya, ibadah almarhumah diterima di sisi-Nya,” ujarnya.

Siti Asiah meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi. Kabar duka tersebut meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga yang selama ini menanti kepulangannya ke Tanah Air setelah menunaikan ibadah haji.

Sebelumnya, Dua jemaah haji asal Sultra yang meninggal dunia saat menunaikan ibadah haji di Arab Saudi dipastikan dimakamkan di Mekkah sesuai ketentuan yang berlaku bagi jemaah yang wafat di Tanah Suci.

Kedua jemaah tersebut masing-masing La Hido dari Kabupaten Wakatobi yang tergabung dalam Kloter 39 serta Siti Asiah, jemaah Kloter 34 asal Kabupaten Konsel.

Muhammad Lalan Jaya, mengatakan seluruh proses pengurusan jenazah kedua jemaah telah ditangani oleh pihak berwenang di Arab Saudi.

“Kedua jemaah ini akan dimakamkan di perkuburan Makkah,” kata Lalan Jaya saat ditemui di kantornya, Selasa (2/6) lalu.

Menurutnya, jenazah jemaah yang meninggal dunia saat pelaksanaan ibadah haji tidak dipulangkan ke Indonesia. Seluruh tahapan mulai dari pemulasaraan hingga pemakaman dilakukan di Arab Saudi dengan difasilitasi otoritas setempat.

La Hido tercatat sebagai jemaah pertama asal Sultra yang wafat pada musim haji tahun ini. Ia meninggal dunia pada Kamis (28/5), sekitar pukul 16.48 waktu Arab Saudi di Rumah Sakit Mina Al-Wadi.

Pada hari yang sama, beberapa jam kemudian, Siti Asiah juga meninggal dunia di rumah sakit yang sama sekitar pukul 20.00 waktu setempat.

Post Views: 3

Read Entire Article
Rapat | | | |