Pelabuhan Feri Bombana Bisa Jadi Alternatif Mudik ke Pulau Muna Selain Torobulu Konsel

8 hours ago 3

BombanaPelabuhan feri Kasipute di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), mulai menjadi pilihan alternatif bagi pemudik yang hendak menuju Pulau Muna, khususnya saat terjadi lonjakan penumpang di Pelabuhan Torobulu, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bombana, Asdar Darwis yang diwakili oleh Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dishub Bombana, Andi Firman, mengatakan pelabuhan tersebut kerap dimanfaatkan pemudik sebagai jalur alternatif berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya.

“Selama ini pelabuhan feri di Kasipute ini selalu dijadikan alternatif pelabuhan untuk mobilisasi pemudik menuju ke Pulau Muna apabila Pelabuhan Torobulu membeludak,” ujarnya saat diwawancarai, Kamis (19/3/2026).

Situasi arus mudik di Pelabuhan Kasipute, Kabupaten Bombana.Situasi arus mudik di Pelabuhan Kasipute, Kabupaten Bombana. Foto: Istimewa.

Ia menyebutkan, peningkatan jumlah pemudik mulai terlihat pada arus mudik tahun ini. Bahkan, sejumlah pemudik yang sudah memahami kondisi tersebut sejak sebelumnya langsung memilih rute Kasipute – Tondasi untuk menghindari kepadatan.

“Calon pemudik yang sudah paham situasi itu dari tahun-tahun kemarin selalu pakai pelabuhan ini untuk mudik ke Pulau Muna. Tadi pagi trip pertama sudah berangkat, dan kami saat ini menunggu trip kedua,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan, pihaknya menambah frekuensi pelayaran. Jika pada hari biasa hanya tersedia satu trip dengan jadwal terbatas, kini selama periode mudik dioperasikan hingga dua trip per hari.

“Pada hari biasa itu hanya satu trip, bahkan dalam seminggu hanya dua kali ke Tondasi. Namun untuk arus mudik ini sudah ada empat trip, jadi tiap hari kami jalankan dua trip,” katanya.

Meski terjadi peningkatan aktivitas, kondisi di pelabuhan hingga saat ini masih terpantau lancar. Operasional pelayaran juga masih mampu mengakomodasi kebutuhan pemudik.

“Saat ini kondisi di pelabuhan masih lancar, belum ada penumpukan, jadi masih sangat memungkinkan untuk menerima para pemudik,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan operator kapal serta instansi terkait guna memastikan pelayanan tetap optimal, termasuk bagi pemudik dari luar wilayah Bombana.

“Kami terus berkomunikasi dengan operator agar tetap melayani masyarakat, bukan hanya dari Bombana saja. Ke depan kami juga sudah berkoordinasi dengan balai untuk kemungkinan penambahan fasilitas, baik rute maupun kapal,” ungkapnya.

Adapun pelayaran pada rute ini dilayani oleh kapal KMP Oputa Yi Koo yang menghubungkan Pelabuhan Kasipute di Desa Kampung Baru, Kecamatan Rumbia Tengah, Bombana, dengan Pelabuhan Tondasi di Desa Tondasi, Kecamatan Tiworo Utara, Kabupaten Muna Barat (Mubar).

Andi Firman menambahkan, puncak arus mudik di pelabuhan tersebut diperkirakan terjadi pada hari ini, namun seluruh penumpang sejauh ini masih dapat terlayani dengan baik.

Post Views: 70

Read Entire Article
Rapat | | | |