Baubau – Peristiwa kebakaran menimpa sebuah lahan yang berlokasi di Kelurahan Sulaa, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (15/7/2026) malam.
Mengetahui kejadian tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Baubau mengerahkan satu unit armada dari Posko Betoambari ditambah satu unit lain dari markas komando.
Upaya pemadaman turut dibantu relawan pemadam kebakaran dari wilayah Kecamatan Betoambari. Setibanya di lokasi, petugas mendapati api masih merah menyala menyantap lahan yang didominasi rerumputan.
Petugas Damkarmat Baubau bersama relawan pemadam kebakaran dari Kecamatan Betoambari usai memadamkan kebakaran lahan di Kelurahan Sulaa. Foto: Istimewa. (15/7/2026).Karena kondisi angin cukup kencang, kobaran api makin membesar yang menyebabkan proses pemadaman secara manual tidak mampu dilakukan. Setelah berjibaku selama sekitar satu jam, petugas akhirnya berhasil mengisolasi api sehingga tidak menyebar ke wilayah sekitarnya.
Ketua Unit Damkarmat Baubau, Indra Noviar, mengatakan seluas 2 hektare lahan yang terdampak dengan radius sekitar 200 meter dari jalan poros. Ia menyebut tidak terdapat aktivitas warga di lokasi tersebut yang memungkinkan terjadinya kebakaran.
Peristiwa itu diduga dipicu oleh faktor alam. Api juga diperkirakan muncul sejak siang hari, kemudian membesar hingga malam akibat hembusan angin.
“Tidak adanya aktivitas warga dan titik api berada sekitar 200 meter dari jalan. Api diduga berasal dari pembakaran matahari di siang hari yang kemudian membesar akibat angin kencang,” ujarnya kepada Kendariinfo, Kamis (16/7).
Post Views: 34

14 hours ago
4
















































