Istri Anggota TNI di Kendari Bongkar Perselingkuhan Suaminya, Nekat Transaksi Wanita Via MiChat

20 hours ago 10

Kendari – Seorang Persit berinisial WN (42), di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), membongkar dugaan perselingkuhan yang dilakukan suaminya sendiri, seorang anggota TNI berinisial Sertu LG.

Tak hanya menuding suaminya bermain api dengan wanita lain, WN juga melaporkan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan Sertu LG ke Kodim 1417/Kendari dan Denpom XIV/3 Kendari.

WN mengaku sudah lama menahan luka rumah tangganya. Puncaknya terjadi saat ia memergoki langsung suaminya bersama wanita lain di salah satu kamar penginapan di Kota Kendari pada 2024 lalu.

Anggota TNI berinisial Sertu LG saat diciduk istri sah, WN (42), sedang membuka aplikasi MiChat.Anggota TNI berinisial Sertu LG saat diciduk istri sah, WN (42), sedang membuka aplikasi MiChat. Foto: Istimewa.

Menurut WN, penggerebekan tersebut menjadi bukti atas dugaan perselingkuhan yang selama ini ia curigai. Ia menyebut, wanita yang ditemui suaminya bukan hanya satu orang, melainkan berganti-ganti dan diduga dikenalnya melalui aplikasi MiChat.

“Saya pernah gerebek langsung di penginapan di Kendari. Itu perempuan beda-beda. Dia juga main MiChat, biasa baku tawar di sana,” ungkap WN kepada Kendariinfo, Jumat (1/5/2026).

Usai penggerebekan tersebut, WN mengaku sempat melaporkan persoalan itu. Sertu LG bahkan sempat menjalani penahanan sebelum akhirnya bebas pada Januari 2025.

Kala itu, kata WN, suaminya sempat meminta maaf dan berjanji tidak akan lagi mengulangi perbuatannya. Janji damai pun dibuat dalam bentuk surat pernyataan. Namun, menurut WN, komitmen itu hanya sebatas tulisan di atas kertas.

Anggota TNI berinisial Sertu LG saat digerebek istrinya, WN (42), sedang bersama wanita lain di salah satu penginapan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).Anggota TNI berinisial Sertu LG saat digerebek istrinya, WN (42), sedang bersama wanita lain di salah satu penginapan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa.

“Setelah keluar, dia minta maaf dan janji berubah. Tapi kenyataannya tetap saja begitu,” katanya.

Tak hanya dihantui persoalan dugaan perselingkuhan, WN juga mengaku harus menghadapi aksi KDRT yang disebut terjadi berulang kali selama rumah tangga mereka berjalan.

Ia menuturkan, perlakuan suaminya tak hanya menyakitinya secara batin, tetapi juga berdampak pada anak-anak mereka. WN mengaku kebutuhan anak kerap diabaikan, sementara suaminya justru diduga menghamburkan uang untuk perempuan lain.

“Anak-anak beli baju Lebaran saja susah. Dikasih cuma Rp150 ribu, sementara perempuan simpanannya bisa dikasih Rp1,5 juta,” bebernya.

Anggota TNI berinisial Sertu LG saat digerebek istrinya, WN (42), sedang bersama wanita lain di salah satu penginapan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).Anggota TNI berinisial Sertu LG saat digerebek istrinya, WN (42), sedang bersama wanita lain di salah satu penginapan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa.

Kondisi itu membuat WN merasa perjuangannya mempertahankan rumah tangga justru dibalas dengan pengkhianatan dan perlakuan yang menyakitkan.

Kini, WN berharap laporannya mendapat perhatian serius dari institusi terkait. Ia meminta keadilan atas persoalan yang dialaminya, baik terkait dugaan perselingkuhan maupun KDRT yang ia laporkan.

“Saya cuma mau keadilan. Saya sudah terlalu banyak sabar,” paparnya.

Komandan Denpom XIV/3 Kendari, Letkol CPM Haryadi Budaya Pela, saat dikonfirmasi hingga kini belum memberikan keterangan resmi.

Post Views: 14

Read Entire Article
Rapat | | | |