Angkutan Lebaran 2026 Sultra Tunjukkan Perubahan Moda Transportasi dan Penurunan Jumlah Penumpang

11 hours ago 3

Kendari – Pergerakan penumpang angkutan umum pada arus mudik Lebaran 2026 di Sulawesi Tenggara (Sultra) hingga Selasa (17/3/2026) masih bersifat sementara dan berpotensi berubah. Meski demikian, data awal sudah menunjukkan adanya perubahan tren moda transportasi yang digunakan masyarakat.

Berdasarkan rilis Balai Penyelenggara Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sultra yang disampaikan Kepala BPTD II Sultra, Husni Mubarak, total penumpang harian seluruh moda transportasi tercatat 16.535 orang. Angka ini turun 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 18.787 penumpang.

Sementara itu, secara kumulatif, jumlah penumpang mencapai 46.708 orang atau menurun 6 persen dibandingkan capaian tahun lalu sebesar 49.369 penumpang.

“Data ini masih bersifat sementara dan akan terus bergerak karena arus mudik masih berlangsung. Kami terus melakukan pemantauan di seluruh moda transportasi untuk memastikan pelayanan berjalan optimal,” ujar Husni, Rabu (18/3).

Di tengah penurunan total tersebut, angkutan udara justru menunjukkan tren positif. Jumlah penumpang harian mencapai 5.800 orang atau meningkat 8 persen dari tahun sebelumnya yang berada di angka 5.322 penumpang. Secara akumulasi, kenaikannya lebih tinggi, yakni 16 persen, dari 19.440 menjadi 23.055 penumpang.

Kemudian untuk angkutan laut yang selama ini menjadi tulang punggung mobilitas antarwilayah di Sultra justru mengalami penurunan cukup tajam. Penumpang harian tercatat 11.448 orang, turun 12 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 12.863 orang. Penurunan juga terjadi secara kumulatif, yakni dari 39.354 menjadi 33.024 penumpang atau turun 19 persen.

Di sisi lain, lonjakan signifikan terjadi pada angkutan penyeberangan. Jumlah penumpang harian mencapai 4.187 orang atau meningkat drastis sebesar 67 persen dibandingkan tahun 2025 yang hanya 1.379 orang. Secara total, angkutan ini juga mengalami kenaikan meski tidak terlalu besar, yakni 4 persen dari 11.136 menjadi 11.563 penumpang.

Angkutan jalan juga menunjukkan tren peningkatan. Tercatat, jumlah penumpang harian mencapai 358 orang atau naik 28 persen dibandingkan tahun lalu yang sebanyak 257 orang. Secara akumulatif, jumlahnya mencapai 501 penumpang atau meningkat 21 persen dari 396 penumpang pada 2025.

Data sementara ini mengindikasikan adanya perubahan preferensi masyarakat dalam memilih moda transportasi selama mudik Lebaran tahun ini. Kenaikan pada angkutan udara dan penyeberangan, serta penurunan pada angkutan laut, menjadi sinyal awal terjadinya pergeseran pola perjalanan.

Meski begitu, BPTD Sultra menekankan bahwa angka-angka tersebut masih akan terus bergerak seiring belum berakhirnya periode arus mudik dan berlanjutnya mobilitas masyarakat hingga pasca-Lebaran.

Post Views: 84

Read Entire Article
Rapat | | | |