Rumah Warga Desa Polindu Buteng Ludes Terbakar, Azhari Janjikan Bantuan

14 hours ago 5

Buton Tengah – Peristiwa kebakaran menimpa sebuah rumah kayu di Desa Polindu, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (21/2/2026), sekitar pukul 08.00 Wita. Pemilik rumah diketahui bernama La Lisa yang bermata pencaharian sebagai pekebun.

Berdasarkan keterangan warga Desa Polindu yang menyaksikan kejadian, Diana Inayah, barang-barang milik korban tidak ada yang bisa diselamatkan. Semuanya habis terbakar hingga rata dengan tanah. Saat kejadian itu, pemilik rumah sedang berada di kebun.

“Tidak ada sama sekali yang bisa diselamatkan. Semuanya hangus dan rata,” bebernya kepada Kendariinfo, Sabtu (21/2).

Diana menyampaikan bahwa proses pemadaman hanya sempat dibantu oleh warga dengan peralatan seadanya. Ia mengaku warga setempat telah menelepon Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Buteng, tetapi petugas tidak kunjung datang. Ia menduga hal itu disebabkan jarak antara rumah korban dan markas Damkarmat yang mungkin terlalu jauh.

“Iya, sudah. Terlalu jauh mungkin. Lagian tidak akan ada juga yang bisa diselamatkan karena rumah kayu gampang termakan api. Cuma dibantu sama warga setempat dengan peralatan seadanya,” jelasnya.

Bupati Buteng, Azhari, melakukan kunjungan langsung di rumah korban selepas waktu salat zuhur. Dari interaksinya bersama korban, kebakaran diduga bersumber dari sambungan listrik.

“Saya berkomunikasi dengan pemilik rumah. Menurutnya, api kemungkinan bersumber dari sambungan listrik,” ungkapnya melalui keterangan resmi, Sabtu (21/2).

Azhari menyampaikan, pemilik rumah yang berusia lanjut dan memiliki tujuh anak itu mempunyai impian membangun rumah idaman. Korban mengumpulkan potongan kayu yang disusun rapi di bawah kolong rumah. Nahasnya, kayu tersebut ludes dimakan api.

“Seorang ayah dengan tujuh orang anak telah mampu membangun fondasi, tetapi karena beban biaya keluarga, baru mampu mengumpulkan sebatang dua batang kayu untuk persiapan rangka rumah idamannya yang baru jadi fondasi, itu pun telah berlumut, entah kapan dia akan bangun lagi. Tetapi, hari ini potongan kayu yang disusun rapi di bawah kolong rumah mereka ludes terbakar bersama harta benda,” tutur Azhari.

Dari insiden tersebut, Azhari menyatakan akan membantu mencarikan anggaran dari pemerintah daerah demi membantu korban membangun rumah impiannya. Ia juga akan memberikan bantuan material untuk pembangunan rumah tersebut.

“Saya sampaikan rumahmu nanti dibangun biar dua kamar saja yang penting ada tempat untuk tinggal. Saya hanya bisa beri untuk pembeli kusen rumah untuk dua kamar semoga cukup. Senin saya akan carikan anggaran bantuan dari pemda. Semoga bisa membantu membangun rumah impianmu, saudaraku,” pungkasnya.

Diketahui tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran tersebut.

Post Views: 34

Read Entire Article
Rapat | | | |