Konawe Utara – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil Toyota Hilux dan sepeda motor Honda Scoopy terjadi di Desa Banggarema, Kecamatan Andowia, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 21.00 Wita.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Kendariinfo, Honda Scoopy tersebut ditumpangi satu keluarga yang terdiri atas suami, istri, dan seorang anak.
Saksi bernama Andi Rakes (40), mengatakan kecelakaan bermula saat Toyota Hilux berpelat nomor B 9554 SBN melaju dari arah Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) menuju Kota Kendari. Di saat bersamaan, Honda Scoopy melaju dari arah berlawanan.
Menurut Andi, berdasarkan keterangan pengemudi kendaraan lain di lokasi, Toyota Hilux diduga hendak menyalip sebuah truk besar 10 roda yang membawa muatan menyerupai tabung gas.
“Menurut keterangan sopir mobil lain, Hilux mau melambung truk besar di depannya. Saat itu tiba-tiba muncul motor Scoopy dari arah berlawanan. Diduga sopir Hilux tidak melihat motor itu karena posisi jalan menanjak dan tikungan,” kata Andi kepada Kendariinfo, Minggu (2/8).
Ia mengatakan benturan terjadi di sisi kiri mobil Hilux. Akibat kecelakaan tersebut, pengendara dan penumpang Honda Scoopy mengalami luka-luka. Mereka kemudian dilarikan ke rumah sakit.
“10 menit setelah kecelakaan langsung dievakuasi ke rumah sakit yang berjarak 2 kilo,” lanjutnya.
Menurut Andi, seluruh korban masih dalam kondisi hidup saat dibawa ke rumah sakit. Namun, istri dan anak korban belum sadarkan diri. Anak korban mengalami pendarahan dari mulut, sedangkan sang istri tidak tampak mengalami pendarahan.
Dalam video yang beredar di media sosial, pria yang merupakan pengendara Scoopy terdengar mengeluhkan rasa sakit akibat luka yang dialaminya sembari mengkhawatirkan kondisi istri dan anaknya.
“Tangan sama perutku ini. Bagaimana saya ini? Tidak mungkin saya mau begini terus, ada anak dan istriku. Bagaimana saya mau cari nafkah,” ucap pria tersebut dalam keadaan tergeletak di jalan.
Sementara itu, akun Facebook Naniyatin Naniyatin Naniyatin mengunggah kabar duka terkait salah satu korban kecelakaan tersebut.
“Di Banggarema menelan korban terjadi kecelakaan bapak, ibunya, dan anaknya. Sekarang anaknya yang masih kelas 5 SD sudah meninggal. Mama bapaknya sudah dirujuk. Insyaallah ade husnulkhatimah semoga bapak dan ibunya diberikan kesembuhan amin,” tulisnya dalam unggahan, Minggu (2/8).
Meski demikian, informasi mengenai korban meninggal tersebut masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak kepolisian maupun rumah sakit.
Kasat Lantas Polres Konut, Iptu Hery Mulyanto, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. “Masih kami tangani,” singkat Hery saat dikonfirmasi Kendariinfo.
Hingga berita ini diterbitkan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan serta memastikan kondisi terbaru seluruh korban.
Post Views: 24

14 hours ago
13
















































