Anggun Berbalut Busana Adat Tolaki, Wali Kota Kendari Curi Perhatian di HUT ke-23 Konsel

21 hours ago 10

Konawe Selatan – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), berlangsung hangat dan penuh nuansa kebersamaan, Sabtu (2/5/2026). Di tengah khidmatnya upacara, perhatian publik tertuju pada kehadiran Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, yang tampil anggun sebagai tamu istimewa.

Siska hadir mengenakan busana adat khas Suku Tolaki dengan dominasi warna kuning dan emas. Balutan tersebut tidak hanya menonjolkan sisi elegan, tetapi juga menjadi simbol penghormatan terhadap budaya lokal yang terus dijaga dan diwariskan.

Penampilannya yang berwibawa sekaligus hangat menciptakan kesan mendalam di tengah suasana upacara yang bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional. Kehadiran Siska dinilai merepresentasikan peran pemimpin perempuan yang mampu membawa nilai budaya ke ruang-ruang formal pemerintahan.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengenakan busana khas Adat Tolaki berwarna kuning saat menghadiri HUT ke-23 Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra).Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengenakan busana khas Adat Tolaki berwarna kuning saat menghadiri HUT ke-23 Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Dok. Humas Pemkot Kendari.

Di sela kegiatan, Siska menyampaikan harapannya untuk Kabupaten Konsel agar terus tumbuh sebagai daerah yang maju dan inklusif. Ia menekankan pentingnya kebersamaan antarwilayah dalam mendorong pembangunan yang merata.

“Selamat HUT ke-23 Konsel, semoga semakin maju dan berkembang lagi,” ujarnya.

Sementara itu, upacara peringatan dipimpin langsung oleh Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka. Dalam sambutannya, ia menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat sebagai fondasi utama pembangunan.

Andi Sumangerukka menyebut Konsel memiliki potensi besar yang perlu terus dikembangkan secara berkelanjutan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor akan menjadi kunci dalam mempercepat kemajuan daerah.

“Konawe Selatan memiliki peluang besar untuk berkembang. Dengan kerja sama yang kuat, saya yakin daerah ini mampu menjadi salah satu motor penggerak pembangunan di Sulawesi Tenggara,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi semangat masyarakat yang turut memeriahkan rangkaian HUT melalui berbagai kegiatan, mulai dari pawai budaya hingga pemberdayaan UMKM di kawasan Islamic Center Andoolo.

Rangkaian perayaan yang berlangsung hingga 6 Mei 2026 ini dinilai menjadi cerminan kuatnya kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Momentum ini sekaligus mempertegas arah pembangunan Konsel yang tetap berpijak pada nilai budaya lokal.

Post Views: 39

Read Entire Article
Rapat | | | |