Viral Video KM Fungka Expres 02 Miring di Tomia, UPP Wanci: Masih di Batas Normal dan Layak

4 hours ago 1

Wakatobi – Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan KM Fungka Expres 02 miring saat hendak bersandar di Pelabuhan Tomia, Desa Usuku, Kecamatan Tomia Timur, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (14/3/2026). Meskipun tampak mengkhawatirkan, kondisi kapal tersebut dinyatakan masih memenuhi standar keselamatan angkutan laut.

Hal itu disampaikan oleh personel Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai dari Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Wanci, Yoko. Ia menyatakan bahwa jumlah penumpang kapal tersebut juga tidak melebihi batas kapasitas yang ditentukan, mengingat ada dispensasi khusus bagi penumpang selama mudik Lebaran.

“Itu sebenarnya batasnya 110 orang untuk satu kapal. Cuma kalau di hari Lebaran ada dispensasinya, bisa sampai 120 dan 130 orang. Jadi, masih di batas normal dan layak,” ungkapnya kepada Kendariinfo saat ditemui di Pelabuhan Patinggu, Desa Liya One Melangka, Kecamatan Wangiwangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Senin (16/3).

Personel Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai dari Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Wanci, Yoko, saat diwawancarai Kendariinfo di Pelabuhan Patinggu, Desa Liya One Melangka, Kecamatan Wangiwangi Selatan, Kabupaten Wakatobi.Personel Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai dari Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Wanci, Yoko, saat diwawancarai Kendariinfo di Pelabuhan Patinggu, Desa Liya One Melangka, Kecamatan Wangiwangi Selatan, Kabupaten Wakatobi. Foto: Wa Listiani/Kendariinfo. (16/3/2026).

Para penumpang yang terlihat bertengger di bagian atas dan depan kapal itu diakui tengah bersiap untuk turun saat kapal menepi ke pelabuhan tujuan.

“Sebenarnya kemarin tidak melebihi batas kuota, cuma penumpang yang mau turun di Tomia, persiapan turun saja, jadi dia naik ke atas saja, di depan kapal,” ujar Yoko.

Ia menegaskan bahwa sebelum melakukan penyeberangan antarpulau, KM Fungka Expres 02 telah melalui rangkaian pengecekan kapal secara menyeluruh. Pengecekan yang dilakukan meliputi pemeriksaan peralatan navigasi hingga perlengkapan keselamatan kapal. Dari hasil pemeriksaan itu, kapal dinyatakan aman dan layak untuk beroperasi.

“Sebelum melakukan angkutan Lebaran, sudah melalui rangkaian pengecekan kapal secara menyeluruh dari alat navigasi hingga keselamatan sudah diperiksa semua dan masih aman,” jelasnya.

Kapal tersebut diketahui bertolak dari Pelabuhan Patinggu pada Sabtu (14/3). Penumpang yang mengisi kapal tersebut hendak pulang ke kampung halaman masing-masing untuk mengikuti perayaan Idulfitri 1447 Hijiriah.

Post Views: 85

Read Entire Article
Rapat | | | |