Kendari – PT Swarna Dwipa Property (SDP) menorehkan prestasi di sektor pengembangan perumahan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) periode tahun 2025. Perusahaan properti ini berhasil meraih dua penghargaan dalam ajang Developer Gathering 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Syariah Nasional (BSN), Senin (9/3/2026).
Developer Gathering 2026 yang berlangsung di Zahra Syariah Hotel Kendari itu menjadi momentum apresiasi bagi para pengembang yang dinilai berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan sektor perumahan di daerah.
Dalam ajang tersebut, PT SDP berhasil meraih dua penghargaan yakni Penataan Kawasan Terbaik serta Realisasi KPR Non-subsidi Terbanyak. Kedua penghargaan ini menegaskan posisi PT SDP sebagai salah satu pengembang yang aktif menghadirkan kawasan hunian terencana di Kota Kendari.
Direktur PT SDP, Dian Agus Fathurohman, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diterima. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh tim perusahaan serta dukungan berbagai pihak.
“Penghargaan ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan kawasan hunian. Bagi kami, membangun rumah bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik, tetapi menciptakan lingkungan yang layak, tertata, dan memberi nilai jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Dian.
Dian juga mengumumkan bahwa PT SDP tengah merencanakan pengembangan proyek besar pada tahun 2026 melalui kawasan Bumi Samarkand yang berlokasi di Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari.
Di kawasan tersebut, perusahaan menargetkan pembangunan sekitar 1.000 unit rumah dengan konsep hunian yang nyaman, aman, dan terjangkau bagi masyarakat.
Kawasan Bumi Samarkand dirancang sebagai lingkungan residensial strategis dengan konsep hijau dan penataan kawasan yang terintegrasi. Selain hunian, kawasan ini juga akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang guna mendukung kenyamanan penghuni.
Menurut Dian, proyek tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menjawab kebutuhan hunian masyarakat yang terus meningkat di Kota Kendari.
“Kami melihat kebutuhan rumah di Kota Kendari masih sangat tinggi, terutama bagi masyarakat berpenghasilan tetap. Karena itu, pengembangan kawasan Bumi Samarkand kami desain bukan hanya sebagai tempat tinggal, tetapi sebagai lingkungan hidup yang tertata, nyaman, dan memiliki nilai investasi yang baik ke depan,” jelasnya.
Sebagai bagian dari inovasi pembiayaan, PT SDP juga memperkenalkan program kepemilikan rumah tanpa uang muka atau 0 persen DP dan tanpa biaya akad.
Program tersebut dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya aparatur sipil negara (ASN) dan PPPK di Kota Kendari, agar lebih mudah memiliki rumah.
“Banyak masyarakat sebenarnya mampu membayar cicilan rumah, namun terkendala pada uang muka dan biaya awal. Melalui skema ini, kami ingin membuka akses yang lebih luas agar masyarakat berpenghasilan tetap dapat memiliki rumah dengan lebih mudah,” tutup Dian.
Post Views: 45

9 hours ago
7













































