Kepala Diskominfo Konsel Sebut Kesalahan Input Jadi Penyebab IPK di Bawah Syarat Lolos Beasiswa

8 hours ago 4

Konawe Selatan – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Annas Mas’ud, menyebut kesalahan penginputan data menjadi penyebab munculnya nama mahasiswa dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di bawah syarat dalam daftar penerima beasiswa tahun ajaran 2025/2026.

Hal tersebut disampaikan menyusul sorotan sejumlah mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari yang menilai proses seleksi beasiswa atau penerima bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) atau Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) Setara Konawe Selatan (Konsel) Tahun Ajaran 2025/2026 tidak profesional.

Annas menjelaskan, kekeliruan tersebut terjadi saat tim verifikasi berpacu dengan batas akhir pembayaran UKT mahasiswa UHO Kendari.

“Kesalahan penulisan terjadi karena tim verifikasi berkejaran dengan batas akhir pembayaran di UHO,” ungkap Annas, Sabtu (21/2/2026).

Ia mengakui, dalam Keputusan Bupati Konsel Nomor 400/133 Tahun 2026, terdapat sejumlah data mahasiswa yang tertulis memiliki IPK di bawah 2,75. Namun, menurutnya, hal itu murni disebabkan kesalahan teknis saat penginputan, bukan karena pelanggaran prosedur seleksi.

Terkait mahasiswi Jurusan Pendidikan Kimia UHO Kendari, Nurfadillah, Annas menyatakan bahwa yang bersangkutan tetap dinyatakan tidak memenuhi syarat karena IPK-nya berada di bawah passing grade beasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) yang telah ditetapkan.

Selain itu, ia juga menjelaskan alasan tidak lolosnya mahasiswi Jurusan Administrasi Bisnis UHO Kendari, Ella Dhenis Tara, meskipun memiliki IPK tinggi. Menurut Annas, data Nomor Induk Kependudukan (NIK) milik yang bersangkutan tidak ditemukan dalam basis data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

“Data tersebut kami verifikasi secara faktual melalui sistem Disdukcapil, namun tidak ditemukan, sehingga proses administrasinya tidak dapat dilanjutkan,” jelasnya.

Annas menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konsel berupaya memastikan proses seleksi bantuan biaya pendidikan dilaksanakan secara hati-hati dan sesuai prosedur, meskipun dihadapkan pada keterbatasan waktu dan kendala teknis sistem administrasi.

“Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan memastikan bahwa proses seleksi bantuan biaya pendidikan ini dilakukan dengan prinsip kehati-hatian meskipun terdapat kendala teknis,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para pendaftar beasiswa, untuk aktif berkoordinasi dengan pihak terkait apabila membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai proses verifikasi data, terutama yang berkaitan dengan administrasi kependudukan.

“Masyarakat yang memerlukan informasi lebih lanjut mengenai detail verifikasi data kependudukan disarankan untuk berkoordinasi dengan pihak terkait (Bagian Kesejahteraan Rakyat),” pungkasnya.

Kelulusan Beasiswa Mahasiswa Konsel Diduga Tak Profesional, IPK di Bawah Syarat Bisa Lolos

Post Views: 41

Read Entire Article
Rapat | | | |