Jasad Seorang Nenek Ditemukan Membeku di Freezer Kafe

16 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi Korea Selatan menemukan jasad seorang wanita berusia 60-an yang dilaporkan hilang dalam kondisi membeku di sebuah lemari pendingin di sebuah kafe di Paju, Provinsi Gyeonggi.

Polisi menduga wanita tersebut menjadi korban pembunuhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi menemukan jasad korban pada Jumat (4/9), beberapa jam setelah keluarga atau pihak terkait melaporkan wanita tersebut hilang di Seoul. Polisi melacak lokasi ponsel korban hingga ke sebuah kafe di Paju.

Menurut polisi setempat, jasad korban ditemukan sekitar pukul 14.00 waktu setempat di dekat pintu masuk sebuah lemari pendingin berukuran sekitar 30 meter persegi, seperti dilaporkan The Straits Times.

Suhu di dalam lemari tersebut dilaporkan mencapai beberapa puluh derajat Celsius di bawah nol.

Polisi kemudian menangkap pemilik kafe, seorang pria berusia 30-an, sebagai tersangka. Pengadilan mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap pria tersebut pada Minggu (6/9).

Polisi menduga tersangka membujuk korban masuk ke dalam lemari pendingin sebelum wanita tersebut ditemukan tewas. Polisi juga menduga tersangka memiliki hubungan dengan korban sebelum kejadian.

Korban dan tersangka diyakini pertama kali bertemu di kafe tersebut pada Kamis (3/9). Saat itu, korban dilaporkan datang untuk membahas penukaran sertifikat hadiah menjadi uang tunai.

Polisi menduga tersangka kemudian membawa korban ke ruang pendingin dengan alasan menyimpan sertifikat hadiah di tempat tersebut.

Penyidik menemukan sejumlah sertifikat hadiah toko serba ada palsu di dalam kafe. Nilai nominal seluruh sertifikat tersebut mencapai puluhan miliar won.

Polisi masih menyelidiki hubungan sertifikat hadiah palsu tersebut dengan pertemuan korban dan tersangka maupun dugaan kejahatan terjadi.

Polisi juga menemukan bahwa tersangka diduga telah memerintahkan para karyawan untuk tidak datang bekerja dan menutup kafe sejak Kamis (3/9), sehari sebelum korban dilaporkan hilang.

Tersangka kemudian ditangkap di Yeongdeungpo-gu, Seoul.

Autopsi terhadap jasad korban akan dilakukan untuk mengetahui penyebab kematiannya. Polisi ingin memastikan apakah korban dibunuh di dalam lemari pendingin dan kemudian ditinggalkan di sana, atau korban masih hidup ketika dikunci di dalam lemari tersebut dan meninggal akibat kondisi ekstrem.

(mge/bac)

Read Entire Article
Rapat | | | |